Aksi Damai di Amuntai, LSM dan Tokoh Masyarakat Sampaikan Aspirasi ke Bupati, Kejaksaan, dan DPRD HSU

Aksi Damai di Amuntai, LSM dan Tokoh Masyarakat Sampaikan Aspirasi ke Bupati, Kejaksaan, dan DPRD HSU

Amuntai – kompaspemburukeadilan.com

Aksi unjuk rasa damai digelar di Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), pada Senin (26/1/2026). Aksi ini merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat terhadap sejumlah persoalan yang dinilai perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah dan lembaga terkait.
Aksi damai tersebut dilaksanakan oleh gabungan beberapa elemen masyarakat, di antaranya LSM Gosti yang diketuai oleh Sukma, Ormas Damang Adat Dayak Borneo Meratus HSU yang dipimpin oleh Munawari, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam aksinya, massa menyampaikan aspirasi ke beberapa titik strategis. Titik pertama adalah Kantor Bupati dan Wakil Bupati HSU. Dalam penyampaian aspirasi, para pendemo meminta agar Bupati HSU melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja bawahannya, seperti kepala dinas dan lembaga terkait lainnya, agar tidak terindikasi praktik korupsi serta lebih mengutamakan kepentingan masyarakat dalam bekerja.
Selain itu, massa juga meminta perhatian pemerintah daerah terhadap keberadaan Ormas Damang Adat Dayak Borneo Meratus HSU, khususnya terkait perlindungan tanah leluhur masyarakat adat agar tidak dikuasai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dalam bentuk usaha apa pun. Para pendemo juga berharap adanya dukungan pemerintah terhadap program kerja organisasi adat tersebut, termasuk rencana pembangunan rumah adat Dayak Borneo Meratus HSU.
Usai dari kantor Bupati, massa melanjutkan aksi ke Kantor Kejaksaan Negeri Amuntai. Dalam orasinya, LSM Gosti, Ormas Damang Adat Dayak Borneo Meratus HSU, dan tokoh masyarakat menyatakan dukungan penuh kepada pihak Kejaksaan agar menindak tegas siapa pun yang terindikasi melakukan tindak pidana korupsi sesuai dengan hukum yang berlaku.
Aksi kemudian berlanjut ke Kantor DPRD HSU. Dalam kesempatan tersebut, para pendemo memohon agar DPRD HSU dapat mengevaluasi pelaksanaan tes seleksi satuan pengamanan (satpam) di RSUD Pembalah Batung, yang diduga terjadi kecurangan. Selain itu, mereka juga meminta agar satpam yang telah diberhentikan, namun sudah memiliki kartu satpam resmi, dapat dipekerjakan kembali.
Aksi unjuk rasa berlangsung tertib dan damai dengan pengawalan aparat keamanan. Para pendemo berharap seluruh aspirasi yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti demi terciptanya pemerintahan yang bersih, adil, dan berpihak kepada masyarakat.
Pengirim Berita: Harzuki

Baca Juga  Kasat Reskrim Gercep Tanggapi Informasi Tambang Pasir Ilegal Di Bandar, Lokasi Ditemukan Kosong

Alamat Redaksi

Jl. Andi Sammeng lorong pasar Kalola RW/RW : 002/002 Dusun Awotarae Desa, Kalola Kecamatan. Maningpajo Kabupaten Wajo.Provinsi Sulawesi Selatan Kode Pos: 90952

Kontak person
Redaksi@kompaspemburukeadilan.com
0852-5551-4777

Copyright © 2023 Kompaspemburukeadilan.com