Kehadiran Yayasan Al Mufti Husen Cirebon Adalah Panggilan Nurani Untuk Mencedaskan Anak Bangsa.

Kehadiran Yayasan Al Mufti Husen Cirebon Adalah Panggilan Nurani Untuk Mencedaskan Anak Bangsa.

Kompaspemburukeadilan.com,

Jawa Barat, – Ditengah perjalanan zaman yang semakin rumit dan tingginya biaya pendidikan untuk menyekolahkan anak di berbagai tingkatan dengan biaya yang semakin tinggi dengan banyak pungutan alias pungli yang sering dilakukan oleh oknum kepala sekolah yang berkolaborasi dengan ketua komite sekolah terhadap para orang tua siswa dengan kedok sumbangan sukarela, tapi biaya sumbangan di tetapkan jumlahnya hingga banyak orang tua para wali murid merasa tak berdaya akibat terpedaya.

Dari pelajaran dan fakta inilah kemudian keluarga besar dari keturunan KH Al Mufti Husen di Cirebon Jawa barat yang juga merupakan keturunan ke ke sembilan Sunan Gunung Jati Yang Memiliki Nama Lengkap Sarif Maulana Hidayatullah Adalah Wali Songo merasa terpanggil untuk hadir dalam menjawab tantangan dan kerumitan zaman sebagai solusi khususnya di bidang pendidikan dengan mendirikan Yayasan Al Mufti dengan alternatif jenjang pendidikan Madrasah Diniyyah Takmiliyah Ula (MDTU) dan dan Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) bertempat di Klayan Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon dengan ketua yayasan Ir H Irsadul Ibad Al Mufti didampingi sekretaris yayasan Ade Achmad Dasuki Al Mufti kepada media ini menyatakan bahwa yayasan ini didirikan untuk membantu program pemerintah dalam menjawab tantangan zaman dalam mencerdaskan anak bangsa serta menyelamatkan anak anak dari saudara saudara kita yang belum mampu dengan tawaran biaya pendidikan yang masih dapat di jangkau, menurut H Irsad selaku ketua yayasan bahwa, meski dari awal hingga saat ini masih sebahagian besar mengandalkan donatur keluarga dalam pembiayaan operasional yayasan dan madrasah khususnya dari sang paman Mayjend Purn TNI Achfas Mufti yang juga selaku dewan pembina yayasan di pusat.
H. Irsad tetap optimis karena meski madrasah ini masih seumur jagung, tapi kepercayaan masyarakat sangat tinggi dengan menitipkan anaknya hingga 155 orang anak hingga hingga dirinya harus memastikan kalau yayasan harus terus berjalan dengan harapan ada keter panggilan dan perhatian dari pihak pihak terkait agar dapat bersama mengembangkan visi missi pendidikan di yayasan ini yang meskipun awalnya hanya memulai kegiatan pendidikan ini dari mushallah Al Mufti dan Alhamdulillah saat sudah memiliki sarana meski baru empat lokal dan masih membutuhkan beberapa lokal lagi untuk perpustakaan dan ruang guru.Sementara itu sekretaris yayasan Ade Achmad Dasuki Al Mufti bahwa dengan melihat dan mempersiapkan situasi kedepannya memang sudah ada persetujuan penambahan beberapa lokal bangunan gedung dan dirinya juga berharap bahwa, memang untuk mencerdaskan anak bangsa semua pihak harus ikut terlibat dalam misi pendidikan ini.

Baca Juga  Bupati Batola Gelar Audiensi Dengan PT Pupuk Indonesia Bahas Optimalisasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi

Sementara Afifah SPd.I selaku kepala madrasah di yayasan yang baru menjabat empat bulan ini mengatakan , bahwa madrasah Diniyah ini adalah sekolah non formal di mana anak anak SD yang mata pelajaran agamanya umum ,ada tambahan agamanya di Madrasah Diniyah ini, jadi semacam ektra untuk menambah pengetahuan agama anak anak Sekolah Dasar pungkas Afifah yang alumni salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta ini ,dirinya juga merespon positip program Kang Dedy Mulyadi (KDM) selaku gubernur Jawa barat tentang Syarat ijazah Madrasah Diniyah yang di gunakan untuk masuk mendaftar di tingkat SMP dan mengenai program prioritas saat dirinya tengah mempersiapkan syarat syarat ke pengurusan izin operasional selaku landasan legal madrasah, sementara Hj Masamah SS, MPd, menyampaikan lebih kepada rasa syukur karena keluarga besarnya ini telah secara positip bisa mewujudkan berdirinya satu yayasan yang bertujuan sangat mulia dan dirinya berharap sebagai aktivis pendidikan agar kelangsungan yayasan ini bisa berjalan baik ,pungsi koordinasi keluarga Al Mufti harus tetap di jaga serta kerja sama pengelola harus tetap semangat dan kompak tugas dan tanggung jawab mulia ini dan dirinya juga tetap siap bila sewaktu pemikiran pemikirannya di butuhkan meski berada jauh di kota palu Sulawesi Tengah(Amah Mufti/Muri)

Alamat Redaksi

Jl. Andi Sammeng lorong pasar Kalola RW/RW : 002/002 Dusun Awotarae Desa, Kalola Kecamatan. Maningpajo Kabupaten Wajo.Provinsi Sulawesi Selatan Kode Pos: 90952

Kontak person
Redaksi@kompaspemburukeadilan.com
0852-5551-4777

Copyright © 2023 Kompaspemburukeadilan.com