
WWW.KOMPASPEMBURUKEADILAN.COM
*NANGA PINOH* – Berdasarkan Keterangan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah [BPBD] Kabupaten Melawi, Dr. Daniel, SP., M.M., M.Pd.K
mencatat 30 kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan hingga 31 Agustus 2026. Estimasi luas lahan terdampak mencapai 1.683,358 hektare dengan dampak yang sudah menyentuh kebun karet, sawit milik warga, hingga kesehatan masyarakat.[Karhutla]
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Melawi menyampaikan bahwa dampak Karhutla di Melawi tidak hanya sebatas lahan terbakar.
“Sampai 31 Agustus 2026 kami mencatat 30 kejadian Karhutla dengan estimasi luas terdampak sekitar 1.683,358 hektare. Dampaknya bukan hanya lahan yang terbakar, tetapi sudah menyentuh kebun karet dan sawit masyarakat, kesehatan warga, bahkan personel yang bekerja di lapangan. Untuk nilai kerugian kami belum ingin berspekulasi karena masih harus dilakukan asesmen dan verifikasi bersama instansi terkait,” ujarnya.
menegaskan Pemerintah Kabupaten Melawi tidak tinggal diam menunggu bantuan pusat. Sejumlah langkah penanganan terus dilakukan.
“Pemerintah Kabupaten Melawi tidak hanya menunggu bantuan pusat. Pemadaman dan pendinginan tetap berjalan, posko dan Satgas diperkuat, kerugian masyarakat akan didata, pelayanan kesehatan ditingkatkan, dan setelah api terkendali kita harus masuk pada tahap pemulihan kebun serta penghidupan masyarakat. Bagi kami, Karhutla belum selesai hanya karena apinya padam,” lanjutnya.
Ia menekankan bahwa tugas pemerintah baru selesai ketika seluruh dampak Karhutla pulih.
“Karhutla belum selesai ketika api padam. Selama masyarakat masih kehilangan kebun, kesehatan terganggu, anak-anak terdampak asap, dan petugas masih berjibaku di lapangan, tugas pemerintah belum selesai,” tegasnya.
*Langkah yang dilakukan BPBD saat ini:*
1. *Pemadaman & Pendinginan*: Tim gabungan TNI, Polri, MPA, dan relawan terus melakukan mopping up di titik bekas kebakaran.
2. *Kesehatan*: Penguatan posko kesehatan, pembagian masker, dan layanan pengobatan gratis bagi warga terdampak ISPA.
3. *Pendataan*: Verifikasi kerugian lahan dan kebun masyarakat sebagai dasar penyaluran bantuan.
4. *Pemulihan*: Penyiapan program pemulihan kebun dan penghidupan masyarakat pasca Karhutla.
Daniel,mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan segera melaporkan jika menemukan titik api melalui Call Center 112 atau kantor BPBD terdekat.