
Kompaspemburukeadilan.com
Komitmen Pemantau Keuangan Negara (PKN) dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar bersih, transparan, dan tepat sasaran serta bebas dari korupsi dan kasus keracunan terus diperkuat. Buktinya, PKN melalui Satuan Tugas Pengawasan Masyarakat MBG (Satgaswasmas MBG) akan menggelar Pelatihan Khusus Investigasi secara nasional.
Instruksi langsung datang dari Ketua Umum PKN sekaligus Ketua Satgaswasmas MBG, *Patar Sihotang, SH., MH.* Dalam pengumuman resminya yang dikeluarkan di Jakarta, *30 September 2026*, Patar Sihotang memerintahkan seluruh anggota dan relawan Satgaswasmas MBG untuk wajib mengikuti pelatihan tersebut.
Pelatihan dijadwalkan akan dilaksanakan pada *Hari Minggu, 4 Oktober 2026, Pukul 19.00 WIB* melalui Zoom Meeting. Panitia akan membagikan link Zoom 4 jam sebelum pelatihan dimulai.
Menurut Patar Sihotang, pelatihan ini dipandang perlu untuk meningkatkan integritas dan kemampuan investigasi anggota di lapangan. Selama ini banyak anggota yang menemukan kasus keracunan di lapangan namun belum mampu mengkonstruksikan laporannya menjadi laporan hukum yang kuat.
“Untuk meningkatkan kemampuan investigasi dan integritas anggota Satgaswasmas MBG, maka diwajibkan untuk mengikuti pelatihan. Anggota harus kenali siapa dirinya sebagai anggota Satgaswasmas, harus paham SOP saat terjadi keracunan dan SOP saat investigasi di dapur SPPG,” tegas Patar Sihotang SH MH dalam instruksinya.
Lebih lanjut, Patar menjelaskan materi pelatihan akan difokuskan pada empat hal penting. Pertama, pengenalan jati diri sebagai anggota Satgaswasmas MBG yang dibentuk oleh PKN. Kedua, SOP yang harus dilakukan anggota saat investigasi kejadian keracunan untuk mencari bukti dan unsur tindak pidana. Ketiga, SOP melakukan investigasi di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Keempat, kemampuan membuat laporan terjadinya pelanggaran administrasi dan tindak pidana karena keracunan dan tindak pidana korupsi.
Narasumber utama dalam pelatihan ini adalah Patar Sihotang SH MH sendiri dan narasumber lainnya yang berkompetensi di bidang hukum dan investigasi.
Patar menambahkan, pelatihan ini wajib diikuti oleh semua anggota maupun relawan yang sudah memiliki kartu anggota, maupun yang sedang dalam proses penerbitan kartu dan sudah masuk ke dalam grup Satgaswasmas MBG.
Dengan adanya pelatihan ini, PKN berharap seluruh anggota Satgaswasmas MBG di seluruh Indonesia memiliki kemampuan yang sama dan standar dalam melakukan pengawasan, sehingga Program MBG Presiden Prabowo benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat dan terhindar dari praktik korupsi yang merugikan keuangan negara.
Laporan: Yacobus,S.Sn