Aksi tana toraja masero:Bupati & Kapolres,seluruh opd turun tangan membersihkan Sungai, Alat Berat PUTR diturunkan Normalisasi Sungai Aka & Surame

Aksi tana toraja masero:Bupati & Kapolres,seluruh opd turun tangan membersihkan Sungai, Alat Berat PUTR diturunkan Normalisasi Sungai Aka & Surame

Kompas Pemburu Keadilan

Tana toraja
Terjawab sudah mengapa Kabupaten Tana Toraja dinobatkan sebagai Peringkat Kedua terbaik dalam Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri se-Sulawesi. Bukan hanya piagam dan hadiah Rp1,5 Miliar, tetapi kerja nyata hari ini menjadi buktinya.

Pemandangan tak biasa terlihat di aliran sungai sekitar Pasar Makale, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, pada Jumat pagi, 2 Oktober 2026.

Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, bersama Kapolres Tana Toraja, terlihat turun langsung ke dalam sungai yang dipenuhi sampah plastik, lumpur, dan hamparan enceng gondok yang menutup aliran air. Tidak sendiri, mereka didampingi oleh seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah atau OPD, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUTR, Bappelitbangda, Satpol PP, BPBD, hingga para Camat dan Lurah se-Kecamatan Makale.

Dengan menggunakan sepatu boots dan peralatan sederhana, Bupati Zadrak tampak bersemangat mengangkat sampah bersama kapolres dan masyarakat. Aksi gotong royong massal ini merupakan implementasi langsung dari program unggulan pemerintah, yaitu Tana Toraja Masero dan Gerakan Indonesia Asri.

Dalam sela-sela kegiatan, Bupati Zadrak Tombeg memberikan apresiasi atas kekompakan Forkopimda Tana Toraja.

_”Ya mari kita semangat membersihkan lingkungan kita. Kita Gerakan Asri, lingkungan yang bersih, sehat dan sejahtera. Terima kasih Bapak Kapolres bersama jajaran yang sudah hadir bersama masyarakat dan pemerintah Kabupaten Tana Toraja,”_ ungkap Bupati Zadrak.

Perlu diketahui, penghargaan bergengsi yang diraih Tana Toraja sebagai peringkat II Pengelolaan Sampah terbaik se-Sulawesi ini diumumkan pada tanggal 18 September 2026 lalu di Kota Makassar. Tana Toraja berada di posisi kedua setelah Kabupaten Luwu Timur di posisi pertama, dan mengungguli Kabupaten Sidrap di posisi ketiga.

Namun yang membedakan Tana Toraja, aksi ini tidak berhenti pada seremoni bersih-bersih satu hari saja.

Berdasarkan informasi yang kami terima di lapangan, pada hari yang sama, 2 Oktober 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang atau PUTR Kabupaten Tana Toraja langsung mengambil langkah strategis dan permanen.

Dinas PUTR mengerahkan alat berat jenis excavator SANY berwarna kuning untuk turun langsung ke dasar sungai. Seperti terlihat dalam video eksklusif yang kami peroleh, alat berat tersebut dengan gagah berani menerobos tumpukan sampah dan membuat jalur akses baru.

Tujuan dari pembuatan akses ini sangat jelas, yaitu untuk membuka jalur mobilitas bagi truk-truk pengangkut material. Sehingga proses pengangkutan sampah, lumpur, dan sedimen hasil pengerukan bisa dilakukan dengan cepat dan efisien.

Pihak Dinas PUTR mengkonfirmasi bahwa alat berat ini akan tetap bekerja secara berkelanjutan. Fokus utama normalisasi akan dilakukan di dua sungai vital yang melintasi Kota Makale, yaitu Sungai Aka dan Sungai Surame, Kecamatan Makale.

Langkah ini diharapkan dapat mencegah banjir saat musim hujan tiba, mengembalikan fungsi sungai sebagai saluran air, dan tentunya menciptakan lingkungan yang bersih dan asri.

Dengan sinergi yang kuat antara Bupati, Kapolres, seluruh OPD, dan kerja nyata Dinas PUTR dengan alat beratnya, program pengelolaan sampah dari hulu ke hilir yang mengolah sampah organik menjadi pupuk dan sampah anorganik menjadi sesuatu yang bermanfaat terbukti bukan sekadar janji politik. Ini adalah kerja nyata untuk Tana Toraja yang bersih, sehat, dan sejahtera.

Colombus

Alamat Redaksi

Jl. Andi Sammeng lorong pasar Kalola RW/RW : 002/002 Dusun Awotarae Desa, Kalola Kecamatan. Maningpajo Kabupaten Wajo.Provinsi Sulawesi Selatan Kode Pos: 90952

Kontak person
Redaksi@kompaspemburukeadilan.com
0852-5551-4777

Copyright © 2023 Kompaspemburukeadilan.com