
Serang, kompas pemburu keadilan.com,
Pada hari Kamis Tgl 4 Juli 2024 Pukul 09.50 sd 12.53 wib bertempat di Depan PT Lautan Baja Indonesia (LBI) Jln. Raya Serang – Rangkasbitung Desa Gabus Kec. Kopo Kab. Serang telah dilaksanakan aksi unras dari Pok Forum Peduli Lingkungan Hidup diikuti lk 50 Orang dengan korlap Sdr. Arizal Peni terkait isu meminta pertanggungjawaban management terkait lingkungan yang terdampak.
Orasi yang disampaikan oleh Korlap,
-Pertumbuhan industri Baja di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan terutama didorong oleh ekspektasi sektor infrastruktur dan kontuksi nasional.
-Industri baja di Indonesia Cukup banyak dan menekan pertumbuhan sesuai pemerintah Indonesia dalam menerapkan berbagai kebijakan dan regulasi untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan di industri baja nasional.
-PT Lautan baja Indonesia adalah salah satu industri baja di Indonesia yang merupakan ekspansikan pada yang berpusat di desa Telagasari Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang dan mendirikan kembali Pabrik Peleburab Baja tepatnya Berada di kecamatan Jawilan yaitu di dalam wilayah Desa gabus, desa babakan kaya dan desa Kareo.
-Salah satu desa yang mengalami dampak secara langsung akibat dari pembangunan pabrik yang dulu merupakan bagian dari wilayah dari Kecamatan Jawilan Kabupaten Serang adalah desa Kareo namun masih ada 2 Desa yang masuk ke dalam laham dari PT Lautan Baja Indonesia yaitu Desa Gabus dan Desa Babakan Jaya.
-Adapun dampak yang dirasakan terjadinya banjir genangan air di area persawahan milik masyarakat seluas 2,2 hektar disebabkan terjadinya gempa getaran dari Alat berat di sekitar lokasi dan menimbulkan kebisingan suara.
Tuntutan yang disampaikan, Meminta memperhatikan dampak yang dirasakan oleh Masyarakat.
-Meminta konfensasi dari perusahaan bagi warga yang terkena dampak.
– Pemulihan lahan Persawahan masyarakat.
-Memberikan kompensasi dan pembuatan saluran air.
Pukul 11.00 wib 6 Orang perwakilan dari massa aksi diterima oleh Perwakilan perusahaan.

Hadir dalam Audensi,- Agus (HRD PT LSI Balaraja/LBI Cikande ) – Rustam (Pengacara PT LSI Balaraja/LBI Cikande) – KP Tatang (Kasat Intel Polres Serang Kabupaten)
-AKP Satibi (Kapolsek Kopo)
-Rizal Peni (Korlap Massa)
-Rusjaya (Ketua Karang Taruna Desa Kareo)
-Faizal (Ketua DPC SBSI)
8) 3 Orang Perwakilan Buruh.
Adapun penyampaian dari ,Rijal Peni mengatakan Meminta kepada pihak perusahaan bahwa meminta Konfensasi yang saat ini terdampak selama drainase belum selesai dikerjakan,Sukma (Warga Kp. Masigit Desa Kareo) mengatakan bahwa sbb :
Meminta bahwa sawah yang terdampak seluas 2,2 Ha dan dan memang sudah selama 1 tahun ini tidak panen.
Terkait dengan Lahan yang terurug pihaknya meminta pertanggungjawaban dan pihaknya meminta agar segera direalisasikan.
Agus (HRD PT LBI Cikande/LSI Balaraja) mengatakan ,
Memohon maaf kepada warga bahwa pihak perusahaan tidak memeberikan Konfensasi berupa uang atau bulanan, namun pihak Perusahaan dalam hal ini akan memberikan Konfensasi berupa jika memang ada yang mau bekerja dipersilakan.
Terkait dengan lahan yang terurug bahwa pihak LBI akan membayar namun dalam hal ini jika sesuai dengan harga namun dalam hal ini harga yang diajukan dari pihak Warga terlalu tinggi.
Adapun dalam hal ini lahan yang terurug akan akan di keruk dan di pindahkan kembali ke ketempat semula.
AKP Tatang (Kasat Intel Polres Kab. Serang) mengatakan,
Pihaknya mewakili Kapolres bahwa sebagai penegak hukum meminta kepada kedua belah pihak untuk tetap mejaga kondusifitas.
Memberikan saran kepada warga bahwa agar senantiasa mengambil jatah yang di sudah ditetapkan terkait dengan penerimaan Tenaga kerja.
Aksi yang dilaksanakan merupakan aksi yang ke 2 kali sesuai dengan tuntutan yang diminta oleh Massa aksi yang pertama bahwa untuk memberikan Konfensasi warga yang terdampak dan itu sudah dilakukan dan berikan oleh perusahaan sebagai contoh adalah perbaikan Rumah yang roboh, membuat Irigasi serta memberikan kuota Tenaga Kerja ke pihak warga.
Aksi ini merupakan aksi yang diinisiasi oleh Kepentingan pribadi yang mana bahwa Sdr. Rijal Peni sebagai Korlap menginginkan dipekerjakan di Perusahaan PT LBI Cikande dan diinisiasi oleh karang Taruna Kareo yaitu Sdr. Rusjaya untuk meminta Penerimaan tenaga dilibatkan.
Adanya kepentingan dari pihak pok Buruh bahwa dalam pengelolaan Tenaga Buruh serikat yang dipakai adalah SBSI.
Dalam aksi ini tidak didukung oleh masyarakat setempat dan hanya didukung oleh serikat Buruh dikarenakan adanya kepentingan kelompok masing masing. (By.deni)