
Kompaspemburukeadilan.com, Sidrap, 13 September 2024 — Pada Jumat malam, 13 September 2024, sekitar pukul 20.00 WITA, warga Dusun II Pabbaresseng, Desa Mattiro Tasi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang terapung di Bendungan Bulu Tengah.
Korban diketahui bernama Rustam, berusia 53 tahun, warga Dusun I Kamirie, Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap. Rustam bekerja sebagai wiraswasta.
Menurut keterangan saksi bernama Mahmud alias Ladude (43), ia bermaksud menjala ikan di Bendungan Bulu Tengah pada malam itu. Namun, saat tiba di lokasi, Mahmud terkejut melihat sesosok mayat yang terapung di permukaan air. Kondisi mayat sudah membusuk dengan seluruh tubuh membengkak, menandakan bahwa korban telah meninggal beberapa hari sebelumnya.
Setelah penemuan tersebut, Mahmud segera kembali ke pemukiman untuk melaporkan kejadian ini kepada warga setempat. Warga kemudian berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi mayat yang masih terapung di bendungan.
Sekitar pukul 21.40 WITA, petugas gabungan dari Tim SAR dan Polsek Watang Pulu yang dipimpin oleh Kapolsek IPTU Tangko tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Tim segera melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut dengan memasukkannya ke dalam kantong jenazah.
Pada pukul 22.09 WITA, dengan bantuan keluarga korban, tim berhasil mengangkat mayat dari air dan membawanya ke rumah duka menggunakan mobil ambulans.
Berdasarkan kondisi fisik korban, diperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar empat hari yang lalu.
Pihak keluarga korban meminta agar jenazah langsung dimakamkan tanpa autopsi.
Kejadian ini telah ditangani oleh Polsek Watang Pulu, dan pihak berwajib masih melakukan investigasi lebih lanjut terkait penyebab kematian korban.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga sekitar untuk lebih berhati-hati ketika berada di sekitar bendungan dan segera melaporkan hal-hal mencurigakan kepada pihak berwenang.
Penulis : Abdul Halik, SE