Borong, Kompaspemburukeadilan.com – Kasus penggeledahan di kantor Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) oleh kejaksaan negeri Cabang Reok Belom ada kejelasan.
Sementara itu, kejaksaan Reo telah geledah di kantor kecamatan Lamba Leda Utara pada tanggal 18/10/2023 itu untuk mencari bukti tambahan terkait rekomendasi pencairan Dana Desa (DD) Golo Wontong selama tiga tahun anggaran, yakni tahun 2020, 2021 dan 2022.
Di tiga ruangan itu tim Kejaksaan melakukan penggeledahan dokumen serta menyita sejumlah dokumen yang berhubungan dengan laporan maupun rekomendasi penggunaan Dana Desa Golo Wontong. Namun sampe hari ini belom ada titik terangnya.
Saat di konfirmasi oleh media kepada Alfaro Remba selaku aktifis GMNI cabang Ende menjelaskan kami sangat prihatin dengan kinerja kejaksaan Reo kenapa sampai hari ini tidak ada proses lanjutan terkait dugaan kasus korupsi di desa Golo Wontong pada Sabtu, (4/5/2024)
“Anggaran yang begitu besar tentunya sangat merugikan negara dan berdampak pada pembagunan masyarakat. Ini jangan dibiarkan, harus terus diproses dan diusut sampai tuntas” Tutur Aktivis GMNI itu.
Kami Lanjut dia, mendesak kepada kejaksaan Reo untuk terus mengusut kasus ini. Jangan sampai hilang ditengah jalan. Dan kami siap untuk kawal terus sampai selesai.
“Apabila kejaksaan Reo tidak memproses lebih lanjut terkait desa Golo Wontong, maka kami GMNI akan melakukan demontrasi besar-besaran”. Tegasnya. (AJ)