Banjir Terjang Bantaran Sungai Amandit, Puluhan Rumah Warga Terendam di Hulu Sungai Selatan

Banjir Terjang Bantaran Sungai Amandit, Puluhan Rumah Warga Terendam di Hulu Sungai Selatan

Kompaspemburukeadilan.com

Kandangan, Hulu Sungai Selatan — Banjir kembali melanda kawasan bantaran Sungai Amandit, tepatnya di Jalan Singa Karsa, Pisangan Getik, RT 06, Kelurahan Kandangan Barat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Sabtu Pagi, 27/12/2025, sekitar pukul 08.00 WITA.

Peristiwa ini dipicu oleh naiknya debit air Sungai Amandit secara drastis setelah wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi sejak malam hari. Hujan tersebut berasal dari kawasan pegunungan Meratus, khususnya Kecamatan Loksado dan Pegunungan Batu Laki di Kecamatan Padang Batung, yang aliran airnya langsung bermuara ke Sungai Amandit.

Akibat luapan sungai, puluhan rumah warga di Kecamatan Loksado dan Kecamatan Padang Batung dilaporkan terendam banjir. Sementara itu, di wilayah Kandangan, sejumlah titik bantaran Sungai Amandit terdampak cukup parah, terutama di RT 06 Kelurahan Kandangan Barat, di mana hampir seluruh rumah warga tergenang air dengan ketinggian bervariasi.


Selain merendam permukiman, banjir juga menyebabkan kerusakan pada lahan pertanian dan perkebunan milik warga. Tidak hanya itu, biding siring jalan di sekitar bantaran sungai dilaporkan mengalami kerusakan cukup serius, sehingga menambah kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan dan potensi dampak lanjutan apabila curah hujan kembali meningkat.
Hingga berita ini diturunkan, salah satu perwakilan warga, Mahmudin yang akrab disapa Udin, menyampaikan bahwa ketinggian air di sejumlah titik masih bertahan dan belum sepenuhnya surut. Warga terpaksa mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi guna menghindari kerusakan lebih parah. Aktivitas masyarakat di sekitar bantaran sungai pun lumpuh sementara, termasuk akses jalan yang tergenang dan sulit dilalui kendaraan.

Sejumlah warga mengungkapkan bahwa banjir kali ini terjadi dengan cepat dan mendadak, sehingga sebagian masyarakat tidak sempat melakukan persiapan. Kondisi tersebut diperparah oleh dangkalnya alur sungai serta minimnya tanggul penahan air di beberapa titik bantaran Sungai Amandit.
Warga juga mengaku khawatir akan potensi banjir susulan, mengingat prakiraan cuaca menunjukkan kemungkinan curah hujan masih tinggi di wilayah Hulu Sungai Selatan, termasuk daerah hulu Pegunungan Meratus. Mereka berharap adanya pemantauan intensif dari instansi terkait, seperti BPBD, Dinas PUPR, serta aparat desa dan kelurahan.
Masyarakat terdampak mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan agar segera turun tangan memberikan solusi konkret, baik melalui penanganan darurat, penyaluran bantuan logistik, perbaikan infrastruktur, hingga langkah pencegahan jangka panjang.

Baca Juga  Ketum PPWI: Hendry Ch Bangun Harus Segera Diproses Hukum

Normalisasi sungai, perbaikan biding siring, dan penataan bantaran sungai dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar banjir tidak terus berulang setiap tahun.
Warga RT 06 Kelurahan Kandangan Barat juga menegaskan kesiapan mereka untuk bersinergi dengan pemerintah dan relawan demi menciptakan solusi berkelanjutan. Mereka berharap suara dan keluhan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti demi keselamatan, kenyamanan, serta keberlangsungan hidup warga yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Amandit.

Alamat Redaksi

Jl. Andi Sammeng lorong pasar Kalola RW/RW : 002/002 Dusun Awotarae Desa, Kalola Kecamatan. Maningpajo Kabupaten Wajo.Provinsi Sulawesi Selatan Kode Pos: 90952

Kontak person
Redaksi@kompaspemburukeadilan.com
0852-5551-4777

Copyright © 2023 Kompaspemburukeadilan.com