
Kompaspemburukeadilan.com
Sambas – Berada disekeliling pemukiman warga, SDN 02 Elok Asam, Kecamatan Subah membutuhkan sarana penunjang berupa pagar. Dibutuhkan agar dapat membuat suasana belajar mengajar menjadi lebih tenang dan kondusif.
Sejak dibangun hingga saat ini, Sekolah Dasar tersebut belum pernah dibangun pagar pembatas dengan pemukiman warga. Dari pantauan dilapangan, rumah warga sudah mengelilingi bangunan sekitar sekolah, sedangkan disisi lain, gedung sekolah berbatasan dengan sungai. Tak jarang aktivitas warga ikut mengganggu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
“Bahkan hewan-hewan peliharaan seperti Sapi, Anjing, Ayam sering masuk dilingkungan sekolah,” ungkap Kepala Sekolah SDN 02 Elok Asam, Sidal, S.Pd saat ditemui media ini, Kamis (3/10) diruang kerjanya.
“Parahnya lagi, para murid dengan mudah keluar masuk lingkungan sekolah dan pulang sebelum (KBM) berakhir,” tambah Sidal.
Lebih lanjut, dengan kondisi seperti itu tak jarang pihak-pihak yang tidak berkepentingan dengan mudah memasuki area sekolah yang membuat privasi dilingkungan sekolah tak terjaga.
Selain kebutuhan terhadap pagar sekolah, Sidal juga mengungkapkan keprihatinan dengan fasilitas lain yang dimiliki seperti lapangan halaman sekolah, lapangan volly dan badminton yang tidak layak serta tidak aman digunakan siswa.
“Pernah beberapa kali kami ajukan proposal ke Pemda melalui Instansi terkait, namun hingga kini tak kunjung diperhatikan,” ujar Sidal.
Oleh sebab itu, melalui media ini, Sidal berharap agar Pemda Sambas melalui instansi terkait dapat menelusuri fakta dilapangan sehingga dapat membuat pertimbangan bagi pembangunan maupun pengadaan sarana prasarana di SDN 02 Elok Asam. (Yulius Abi).