Krisis Air Bersih di Lubuk Batu: Warga Teriak Keluhkan Pencemaran Sungai oleh PT. CUS

Krisis Air Bersih di Lubuk Batu: Warga Teriak Keluhkan Pencemaran Sungai oleh PT. CUS

 

Kompaspemburukeadilan.com

Kamis, 18/7/2024, kami mendapatkan informasi dari warga setempat di Desa Lubuk Batu, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara bahwa mereka mengalami kesulitan untuk mandi karena sungai yang menjadi sumber air bagi warga setempat kini telah dialiri oleh racun dan pupuk hasil perawatan sawit PT. Cipta Usaha Sejati (CUS).

“Dulunya, air di sungai kami ini dapat digunakan untuk mandi dan minum. Tapi sekarang, jangankan untuk diminum, mandi saja susah karena airnya berubah warna dan mengeluarkan bau,” menurut keterangan masyarakat setempat.

Aliran sungai ini sudah tembus ke tiga divisi yaitu Divisi 5, 3, dan Divisi 7. Jadi otomatis semua kegiatan yang berhubungan dengan sawit terbuang ke air. Kalau seperti ini, kami mati tidak ketahuan,” keluh masyarakat tersebut.

Kami, warga Desa Lubuk Batu, meminta kepada Bapak PJ Lubuk Batu, Camat Simpang Hilir, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kayong Utara untuk lebih memperhatikan nasib kami yang berada di sekitar Perusahaan Sawit PT. CUS/JV.

Sumardi/TIM

Krisis Air Bersih di Lubuk Batu: Warga Teriak Keluhkan Pencemaran Sungai oleh PT. CUS

Krisis Air Bersih di Lubuk Batu: Warga Teriak Keluhkan Pencemaran Sungai oleh PT. CUS

Mimbarkeadilannusantara.com

Kabupaten Kayong Utara. – Kamis, 18/7/2024, kami mendapatkan informasi dari warga setempat di Desa Lubuk Batu, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara bahwa mereka mengalami kesulitan untuk mandi karena sungai yang menjadi sumber air bagi warga setempat kini telah dialiri oleh racun dan pupuk hasil perawatan sawit PT. Cipta Usaha Sejati (CUS).

“Dulunya, air di sungai kami ini dapat digunakan untuk mandi dan minum. Tapi sekarang, jangankan untuk diminum, mandi saja susah karena airnya berubah warna dan mengeluarkan bau,” menurut keterangan masyarakat setempat.

Aliran sungai ini sudah tembus ke tiga divisi yaitu Divisi 5, 3, dan Divisi 7. Jadi otomatis semua kegiatan yang berhubungan dengan sawit terbuang ke air. Kalau seperti ini, kami mati tidak ketahuan,” keluh masyarakat tersebut.

Kami, warga Desa Lubuk Batu, meminta kepada Bapak PJ Lubuk Batu, Camat Simpang Hilir, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kayong Utara untuk lebih memperhatikan nasib kami yang berada di sekitar Perusahaan Sawit PT. CUS/JV.

Sumardi/TIM

Alamat Redaksi

Jl. Andi Sammeng lorong pasar Kalola RW/RW : 002/002 Dusun Awotarae Desa, Kalola Kecamatan. Maningpajo Kabupaten Wajo.Provinsi Sulawesi Selatan Kode Pos: 90952

Kontak person
Redaksi@kompaspemburukeadilan.com
0852-5551-4777

Copyright © 2023 Kompaspemburukeadilan.com