
Marabahan, kompaspemburukeadilan.com
Di tengah persiapan menghadapi pemilihan kepala daerah langsung tahun 2024, KPU Batola meraih penghargaan dari KPU Provinsi Kalimantan Selatan sebagai maskot terbaik pertama. Piagam tersebut diserahkan langsung Ketua KPU Provinsi Kalimantan Selatan, Andi Tentri Sompa yang diterima oleh Karina Yustiana Muslimah anggota KPU Barito Kuala.
Penghargaan tersebut diumumkan pada Konsolidasi Daerah KPU Provinsi Kalimantan Selatan dan KPU Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan tanggal 19-21 Juli di Galaxy Hotel Banjarmasin.
Rusdiansyah, Ketua KPU Barito Kuala menyampaikan, penghargaan tersebut merupakan suatu kebanggaan bagi KPU Batola beserta seluruh jajaran dari Kabupaten sampai tingkat desa pada khususnya dan untuk masyarakat Batola pada umumnya.
“Keunikan kucing hutan dari yang lain adalah binatang langka dan spesiesnya dilindungi oleh pemerintah. Serta binatang ini jarang terekpose walau masih banyak hidup di hutan wilayah Batola.” terang Rusdiansyah.
Mengacu Instagram KPU Barito Kuala yang dipublikasikan tanggal 6 Juni 2024, bertepatan dengan peluncurannya, maskot tersebut bernama Si Pikat akronim dari Aspirasi Masyarakat Barito Kuala. Pesan yang disampaikan dari Si Pikat, Kucing Hutan yang berdiri santai di samping kotak suara, yakni jangan terlalu dibawa tegang, tetap serius meski terlihat santai pada hari pemilihan yang menentukan.
Sebelumnya mendapat penilaian dari KPU Provinsi, Maskot Si Pikat itu sendiri merupakan hasil dari sayembara yang dilaksanakan oleh KPU Batola dengan juri maskot dari akademisi yakni Setia Budhi dan Nasrullah, Rusdiansyah mewakili unsur KPUD Batola dan Asrani yang terkenal dengan nama panggung Bajau Malela dari Dewan Kesenian Barito Kuala. Adapun pembuat maskot yang memenangkan lomba itu adalah Dwi Hasto Purbo Sutrisno.
Bajau Malela, Ketua Dewan Kesenian Batola menyampaikan kepada awak media KPK, sangat bangga dengan pencapaian KPU Batola karena mendapat penghargaan dari KPU Provinsi sebagai pemenang pertama maskot pilkada serentak 2024.
Kabiro KPK Batola
( Surya Dayak )