
Kompaspemburukeadilan.com
OGAN ILIR, 13 September 2026 — Sejumlah mobil truk terlihat mengantre dan melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di Jalan Lingkar Selatan, Desa Pipa Putih, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
Aktivitas tersebut menjadi perhatian setelah Tim 9 Investigasi 007 menghimpun dokumentasi yang memperlihatkan sejumlah kendaraan jenis truk berada di area SPBU dan melakukan aktivitas pengisian BBM.
Berdasarkan dokumentasi yang dihimpun pada 13 September 2026, terlihat beberapa kendaraan truk berada di area pengisian BBM. Aktivitas tersebut kemudian menimbulkan dugaan adanya praktik pelangsiran BBM.
Namun, hingga rilis ini diterbitkan, belum dapat dipastikan jenis BBM yang diisi, volume BBM yang disalurkan, frekuensi pengisian masing-masing kendaraan, maupun tujuan penggunaan BBM tersebut.
Dugaan Masih Memerlukan Verifikasi
Keberadaan sejumlah kendaraan truk dan aktivitas pengisian BBM tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan telah terjadi pelanggaran atau penyalahgunaan BBM.
Identitas pengemudi, pemilik kendaraan, serta pihak-pihak yang berkaitan dengan aktivitas tersebut juga belum diketahui secara pasti.
Demikian pula dengan waktu pengambilan dokumentasi secara lebih rinci. Informasi yang tersedia menunjukkan dokumentasi dihimpun pada 13 September 2026, namun jam kejadian belum diketahui sehingga masih diperlukan konfirmasi lebih lanjut.
Dugaan pelangsiran menjadi perhatian karena adanya aktivitas pengisian BBM oleh kendaraan angkutan dalam jumlah atau frekuensi tertentu. Terlebih apabila BBM yang disalurkan merupakan BBM bersubsidi, maka diperlukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah penyalurannya telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Perlu Pemeriksaan Data Transaksi
Untuk memastikan fakta sebenarnya, diperlukan pengecekan langsung terhadap data transaksi dan penyaluran BBM di SPBU tersebut.
Pemeriksaan dapat meliputi jenis BBM yang dibeli, volume pengisian, frekuensi transaksi masing-masing kendaraan, serta keterangan dari pengelola SPBU dan pihak terkait lainnya.
Tim 9 Investigasi 007 menyampaikan dokumentasi tersebut sebagai bahan informasi dan perhatian bagi masyarakat maupun instansi terkait. Klarifikasi dari pihak-pihak yang berkepentingan dinilai penting agar informasi mengenai aktivitas tersebut dapat diverifikasi berdasarkan fakta di lapangan.
Masyarakat juga berharap penyaluran BBM di SPBU dapat berlangsung secara transparan dan tepat sasaran. Pengawasan diperlukan untuk memastikan distribusi BBM, khususnya BBM bersubsidi apabila memang menjadi objek pengisian, berjalan sesuai ketentuan.
Hingga 13 September 2026, belum terdapat kesimpulan bahwa telah terjadi pelanggaran atau penyalahgunaan BBM. Pihak pengelola SPBU maupun instansi terkait diharapkan memberikan klarifikasi mengenai aktivitas kendaraan-kendaraan tersebut sehingga informasi yang beredar dapat diperiksa dan dikonfirmasi berdasarkan data serta fakta di lapangan.
(Tim Red)