
Kompaspemburukeadilan.com
Musrenbang Kecamatan dibuka langsung oleh Walikota Depok, Camat Bojongsari Rizal Farhan S. I,P sebagai tuan rumah, dan dihadiri tamu undangan diantaranya anggota DPRD kota Depok, Danramil Bojongsari Kapten Infatri Sumarsono, Kapolsek Bojongsari diwakili oleh waka polsek AKP Yepta Ruben Hasian, Sekcam Bojongsari Suhendar. selain itu juga dihadiri Lurah se Kecamatan Bojongsari, dan LPM, se Kecamatan Bojongsari, Pokja Se Kecamatan Bojongsari, turut hadir MUI, KUA kepala Puskesmas, Gendre PKK TKPPM toko masyarakat, toko agama, karang taruna,kecamatan Bojongsari hari selasa 30 Januari 2024
Walikota Depok DR KH Mohammad Idris, menyampaikan terkait data potensi pelayanan publik sesuai yang kami dapatkan dari BPS untuk catatan dari Tahun 2023, dari tersebut untuk IPM kota Depok ada peningkatan setangah poin sekitar 82, 83 poin ini artinya, aspek pendidikan aspek daya saing ekonomi dan serapan bisa meningkat sebelumnya 8,1 sekian sekarang menjadi 8,2 5,3 masih normal nomor 3 se Jawa Barat, setelah kota Bandung dan Bekasi.
Terkait IPM Walikota Depok menjelaskan Kecamatan Bojongsari Tahun 2023 masih dibawa 80 poin yaitu 78,61 poin ini naik 0,74 poin, dari tahun sebelumnya, hal ini penting untuk evaluasi dan perencanaan kedepannya jangan sampai kita membangun tidak sesuatu wilayah tidak sesuai dengan potensi.

Ada hal hal yang baik penambahan penduduk sekarang ada IKD, (indeks kebahagian daerah) jadi ada indeks rasa bahagia orang Bojonsari seperti apa itu ada ukuranya ungkapnya Walikota Depok, ini diturunkan masih sampai ke Kecamatan saja untuk tingkat kebahagiaan warga Bojongsari nomor 2 setelah Kecamatan Beji ujar Walikota Depok KH Mohammad Idris. Indeks kebahahiaan orang mencapai 86, 54 poin ini penting pungkasnya.
Ada hal hal yang baik penambahan penduduk sekarang ada IKD, (indeks kebahagian daerah) jadi ada indeks rasa bahagia orang Bojonsari seperti apa itu ada ukuranya,ungkapnya
Menurut Walikota Depok,indeks ini diturunkan masih sampai ke Kecamatan saja ternyata tingkat kebahagiaan warga Bojongsari nomor 2 setelah Kecamatan Beji ujar Walikota Depok KH Mohammad Idris dalam acara musrenbang kecamatan Bojongsari.
Dengan Indeks kebahahiaan orang mencapai 86, 54 poin ini penting pungkasnya.
Indeks kebahagian itu dinilai dari Dimensi kepuasan hidup, dimensi perasaan menurut perasaan, warga Bojongsari, senang tidak tertekan yang. Makna hidup yang dimaksud sudah biasa hidup mandiri sudah menguasai lingkungan, demikianlah Dimensi untuk penilaiaan IKD imbuhnya.
Yang penting lagi tentang masalah PDRB, penyumbang tinggi PDRB, itu Bojongsari PDRB Produk Regional Domestik Bruto kota Depok, justru dari kegiatan perdagangan dan lapangan usaha andilnya sebesar 31% dan untuk industri pengelolahan termasuk UMKM cukup tinggi juga 25,58% sementara untuk sektor pertaniaan dan perikanan merupakan kekayaan Bojongsari Sawangan sumbangannya pada PDRB hanya 12, 48%, “ungkap Walikota dalam musrenbang kecamatan Bojongsari
Fathonah
Kabiro kota depok