
kompaspemburukeadilan.com Barito Kuala- Melihat Visi, Misi dan Program Paslon Bupati dan Wakil Bupati Barito Kuala tahun 2024, yang dikeluarkan oleh KPU Kabupaten Barito Kuala.
Awak media KPK menemui Nasrullah Akademisi ULM yang sedang menempuh Program Doktoral S3 Antropologi UGM.
“Dengan diumumkan oleh KPUD Batola pasangan calon Bupati Batola pilkada 2024 yakni Mujiyat – Fahrin Nizar, Rahmadiannor – Sumardji, dan Bahrul Ilmi – Herman Susilo beserta visi misi masing-masing calon, masyarakat akan secara lebih mudah melihat kemampuan masing-masing paslon.” Kata Nasrullah mengawali perbincangan.
“Melihat latar belakang 3 pasang calon Bupati Batola, baik dari tingkat pendidikan hingga S3, dan latar belakang birokrat, politisi dan pengusaha maka idealnya acara debat dilakukan 3 kali pula dalam pilkada Batola 2024. Ini merupakan bentuk penghargaan terhadap kemampuan tiga pasangan calon itu.”katanya lagi.
“Opsi yang beredar di masyarakat bahwa debat hanya akan dilakukan sekali hanya akan merendahkan martabat dan meragukan kemampuan tiga pasangan calon tersebut.” Ujar Nasrullah.
“Selain itu, debat merupakan upaya untuk menjadikan Pilkada Batola berkualitas. Sebab wacana di masyarakat politik elektoral didominasi transaksional harus digeser kepada paparan visi misi, presentasi dan defensif pasangan calon.” tambah Nasrullah
“Melalui tiga kali debat, masyarakat disuguhkan pertukaran ide, kemampuan retorika, joke, satiris, daya kritis yang selama ini hanya tontonan di layar televisi atau tayangan youtube dari tokoh di Jakarta, tetapi sesungguhnya mampu dilakukan putra-putra terbaik Barito Kuala.” Harapannya
“Di sisi lain, KPUD Batola sebagai penyelenggara pemilu harus merancang format debat sedini mungkin, agar 3 kali debat menjadi wadah pendidikan politik dan pertunjukkan bagaimana 3 pasangan calon saling berinteraksi dengan hangat dan bersahabat di atas panggung debat.” tegasnya lagi.
“Substansi debat juga bukan ajang menang kalah, atau mempermalukan pasangan lain, tetapi bagaimana menarik simpati masyarakat.? Oleh karena itu, sekali lagi jika debat hanya 1x itu berarti formalitas, sedangkan 3x debat adalah pembuktian sebenarnya.! Pungkas pak Dosen panggilan akrab Nasrullah.
Sementara Ketua KPU Barito Kuala, Rusdiansyah mengatakan kepada awak media KPK “Untuk pelaksanaan Debat Calon Bupati dan Wakil Bupati masih dalam proses, setelah rapat pleno akan diputuskan berapa kali nantinya dilaksanakan debat calon.
Surya Dayak ( KPK )
Kabiro Barito Kuala