
KompasPemburuKeadilan, POHUWATO – Untuk memperkuat koordinasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pohuwato, siapkan pengelolaan dan perlengkapan logistik di tingkat PPK se-Kabupaten Pohuwato, bertempat di Sunrise Hotel’s dan Homestay Marisa, Rabu (13/12/2023).
Dalam arahannya Firman Ikhwan mengajak seluruh PPK se-kabupaten Pohuwato untuk bersama-sama bertanggungjawab dan bekerja semaksimal mungkin.
Tak hanya itu, Firman Ikhwan mengatakan logistik harus dipersiapkan sejak awal mulai dari penerimaan, pengelolaan, penyortiran, pengesetan, pengepakan hingga sampai pada tahap pendistribusiannya.
“Itu semua harus dilakukan dengan matang dan baik, mulai dari gudang penyimpanan yang ada di KPU Pohuwato menuju PPK, hingga ke KPPS,” ujar Firman.
Firman membeberkan, paling lambat satu hari sebelum hari pemungutan suara logistik pemilu, sudah harus sampai di KPPS.
Oleh karena itu, menurut Firman Ikhwan, ada dua kegiatan krusial saat ini yang dilakukan pihaknya yaitu perekrutan KPPS di 439 TPS di 104 Desa dan 13 Kecamatan.
“Ada sekitar 3.073 orang yang akan kita rekrut ditambah dengan 878 satlinmas yang nanti akan direkrut oleh KPU untuk menjadi kelompok penyelenggara pemungutan suara, masa kerjanya dimulai dari 25 Januari hingga nanti 25 Februari 2024”, katanya.
Saat ini, pihaknya masih menunggu dan sudah menyimpan beberapa logistik pemilu di bidang KPU Pohuwato yang titik lokasinya berada di terminal marisa eks gudang dari toko dd bangunan.
“Disitu kami menyimpan sebanyak 2.221 kotak suara sudah ada di Kabupaten Pohuwato, demikian juga bilik suara, tinta, segel, semuanya sudah berada di gedung KPU, sebagian sudah kami sortir, Insya Allah nanti menunggu sisa yang kurang, itu yang akan kami lakukan pengepakan, lalu di bulan Januari kemungkinan besar formulir dan sampul akan tiba lalu disusul dengan surat suara, ”jelas Firman.
Tentunya ini, kata Firman, perlu dijaga, untuk kemudian kita sama-sama mengawal proses mulai dari penyortiran, sampai pengepakan hingga nanti pada saat pendistribusian ke masing-masing kecamatan hingga sampai ke KPPS.
“Untuk itu kami menghimbau bapak ibu yang ada di tempat ini untuk kemudian menyatukan pandangan dalam rangka untuk bagaimana kita sama-sama mengawal ini hingga nanti pada saat hari H pelaksanaan,”pungkasnya. (***)