
PALEMBANG – Kompaspemburukeadilan.com
Forum Cakar Sriwijaya turut mengawal jalannya aksi damai penolakan LGBT yang digelar di pelataran Masjid Agung, Bundaran Air Mancur, Kota Palembang, pada Minggu (19/07/2026).
Aksi tersebut diikuti ribuan peserta yang terdiri dari tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Kota Palembang. Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Ketua DPP Forum Cakar Sriwijaya Gery Hariwijaya beserta jajaran pengurus dan anggota, para ulama, habaib, serta elemen masyarakat yang bersama-sama menyampaikan aspirasi dalam suasana tertib dan damai.
Sebelum aksi dimulai, seluruh peserta terlebih dahulu menggelar zikir dan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar memohon perlindungan kepada Allah SWT agar Kota Palembang senantiasa diberikan keberkahan, dijauhkan dari berbagai bentuk kemaksiatan, serta tetap menjadi daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama, moral, dan budaya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan komitmen Pemerintah Kota Palembang untuk menjaga nilai-nilai moral, budaya, dan norma yang berlaku di tengah masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Palembang tengah menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) sebagai salah satu langkah untuk mencegah perilaku yang dinilai bertentangan dengan norma dan ketentuan yang berlaku.
Sejumlah tokoh agama yang hadir turut menyampaikan tausiyah dan pandangan mereka. Mereka mengajak masyarakat untuk memperkuat pendidikan agama, menjaga akhlak generasi muda, meningkatkan peran keluarga dalam membina anak-anak, serta bersama-sama menjaga lingkungan dari berbagai pengaruh yang dinilai dapat merusak moral.
Ketua DPP Forum Cakar Sriwijaya, Gery Hariwijaya, mengatakan bahwa kehadiran organisasinya merupakan bentuk dukungan terhadap penyampaian aspirasi masyarakat secara damai sekaligus membantu menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Forum Cakar Sriwijaya mengawal jalannya aksi sejak dimulai hingga selesai agar tetap aman, tertib, dan kondusif.
Rangkaian aksi damai berlangsung dengan tertib di bawah pengamanan aparat kepolisian. Massa menyampaikan aspirasi melalui zikir, doa bersama, orasi, dan penyampaian pesan-pesan moral. Kegiatan berakhir dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif, dengan harapan aspirasi masyarakat dapat menjadi perhatian seluruh pihak terkait. Selesai acara, para tokoh agama menutup kegiatan dengan doa bersama dan sesi foto bersama. (Basith)