
Serang ,kompaspemburukeadilan.com,(20/8/2024) sedang marak jadi sorotan media dan lembaga “Pekerjaan Sarana Prasarana Fisik Desa” jalan
rambat beton di Kampung Pasir Betung RT08/RW02, Desa Petir Kecamatan Petir Kabupaten Serang Banten, menjadi keresahan banyak warga setempat. Pasalnya pembangunan infrastruktur tidak sesuai dengan apa yang tertera pada papan plang proyek. Jum’at 16 Agustus 2024.
Hasil dari pantauan dan investigasi langsung di lapangan pada hari Selasa 13 Agustus 2024 lalu, tercantum di plang proyek tersebut ukuran pembangunan jenis rabat beton,yakni dengan ukuran panjang 350m X 3,m X 0,12m dengan anggaran Rp 243.705.00 (dua ratus empat puluh tiga juta tujuh ratus ribu lima ratus rupiah) yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2024, berlokasi di Kampung Pasir Banting Desa Petir.
Tetapi hal pembangunan project rambat beton tersebut diduga tidak sesuai dengan Papan Informasi Publik (PIP) yang tercantum, ukuran panjang 350m dan ketebalan hanya 0,7m bahkan ada yang berukuran 05m, bukan 0,12m , yang seharusnya pekerjaan rambat beton ukuran lebar 3m di pake ketebalan 0,15m jangan di pakai 0,12 m itu pun cuman ada 0,7 m, agar jalan tersebut bisa lebih tahan lama aturannya dengan ukuran lebar 3 m seharusnya menggunakan ketebalan 15 m tetapi saat ini menggunakan 0,12 m itupun belum di kurangi urugan dasar coran, nya yang cukup tinggi batu proses pengerasan di duga tidak maksimal karena ada yang kurang rata gelombang di tengah dan keliatan corak dari pengerasan rambat beton tersebut berwarna putih.
Perihal ukuran ketebalan
ter,indikasi bahwa diduga pihak penanggung jawab Kepala Desa dalam mengelola project tersebut diduga berniat mengambil keuntungan yang lebih besar.
Herannya meski sudah jelas pengelolaan tersebut sangatlah buruk tetapi masih ada beberapa oknum yg berkepentingan membela kebobrokan pelaksanaan proyek rambat beton tersebut.
Beberapa masyarakat dan tokoh masyarakat yang tidak (mau disebutkan namanya) saatdi minta keterangan merasa sangat kecewa dengan menyaksikan proses pembangunan rambat beton tersebut bahkan berharap ada lembaga yang bisa membantu melaporkan proyek tersebut agar pihak dinas terkait yang datang mengontrol hasil proyek rambat beton tersebut ujarnya
Saat dikonfirmasi dengan tim media pak Mulyadi Sekdes juga pelaksana project rambat beton melalui (telfon WA) mengarahkan kepada pak Wahyudi Kepala Desa Petir melalui pesan singkat whatsapp tidak ada balasan jawaban kepada awak media, terkesan tidak ada niat untuk melakukan konfirmasi sampai berita ini di naikan.
By, deni