
kompaspemburukeadilan.com Banjarbaru
Budaya Belupaan merupakan salah satu warisan leluhur yang tumbuh dan hidup di Landasan Ulin. Tradisi ini sudah ada sejak masa Haji Munasyir sang Pedatuan, leluhur yang menjadi tonggak awal keberadaan acara ini. Dari generasi ke generasi, budaya ini diwariskan hingga kini memasuki garis keturunan ke-5 melalui Dede Suryadi (Dedes) bin Syahdansyah bin Haji Saleh binti Hj Intan binti Haji Munasyir. 25 / 8 / 2025
Pelaksanaan Belupaan dilakukan setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa keselamatan untuk kampung. Hakikat dari tradisi ini adalah menjaga keharmonisan warga, mempererat ikatan kekeluargaan, silaturahmi serta mengingatkan bahwa ada budaya luhur dari nenek moyang yang patut dilestarikan.
Seiring perkembangan zaman, budaya Belupaan sempat meredup dan jarang dilaksanakan. Namun berkat kesadaran para keturunan dan juriat Haji Munasyir, kini tradisi ini kembali dihidupkan agar anak cucu mengenal dan memahami bahwa di Landasan Ulin ada kearifan lokal yang bernilai tinggi, memadukan kebudayaan, kekeluargaan, dan keagamaan.
Acara puncak Belupaan ditutup dengan doa selamat, memohon kepada Allah agar seluruh warga senantiasa diberi keselamatan, kesehatan, serta keberkahan hidup.
Meski jarang terliput oleh media, Belupaan menyimpan makna sakral: menjaga warisan budaya, merawat silaturahmi keluarga besar, dan menguatkan iman serta rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. ( Nasum Fazar )
Tim merdia kpk Kalsel