
www.kompaspemburukeadilan.com
Malinau, 23 September 2025,
Seorang pria di ruang tunggu kedatangan Pelabuhan Speed Malinau tampak menghampiri seorang warga.
“Assalamualaikum, Pak. Adakah petugas jaga di ruangan KP3 itu?” tanyanya.
“Barusan saja keluar belanja, ada apa, Pak?” jawab seorang kawan bernama Ilham, atau yang akrab disapa Si El.
“Mau infokan, Pak. Ada orang hanyut, kondisinya lemas, di Sungai Malinau depan Stock File PT BDMS,” ungkap pria tersebut.
Dengan sigap, Bripda Habibi segera menghubungi atasannya yang sedang berada di luar ruangan. Sambil berbicara di telepon, ia memberi isyarat kepada beberapa rekannya untuk menyiapkan sarana menuju lokasi kejadian.
“Untuk proses laporannya, nanti dibuat di Polsek atau Polres terdekat, ya,” ujarnya singkat kepada pelapor.
Tim media Kompas Pemburu Keadilan bersama masyarakat dan Babinsa Kodim Malinau kemudian menumpang speedboat bermesin tunggal 200 PK jenis Yamaha untuk menuju lokasi.
Sesampainya di tempat kejadian, tampak sejumlah karyawan PT BDMS, petugas Polri, serta pegawai BNPBD sudah berada di sana. Jenazah yang ditemukan dalam kondisi kaku berhasil ditarik ke tepi sungai dengan menggunakan tali nilon.
“Untuk informasi lebih lengkap akan ada keterangan resmi dari Kapolsek. Namun yang bisa dipastikan, jenazah ini berusia sekitar 20-an tahun, berjenis kelamin laki-laki, dan diperkirakan sudah mengapung lebih dari 24 jam,” jelas seorang petugas kepada awak media.
Jurnalis: Jefry Musa Bani