
Kompaspemburukeadilan.com
TANA TORAJA, 9 Agustus 2026* — Publik Tana Toraja kembali bertanya. Ada apa dengan kinerja Inspektorat dan Pejabat Pembuat Komitmen/PPK di Pemkab Tana Toraja?
Sejumlah pekerjaan proyek diduga kuat diloloskan padahal di lapangan tidak beres, mangkrak, dan tidak ada asas manfaatnya. Yang lebih parah, *ada proyek yang sudah dianggarkan tahun sebelumnya namun tidak beres, lalu dianggarkan ulang lagi di tahun berikutnya dengan pekerjaan yang sama.*
*Fakta Di Lapangan*
Berdasarkan pantauan dan laporan masyarakat, ditemukan beberapa kejanggalan:
1. *Proyek Mangkrak Tapi “Lolos”*
Proyek bonggakaradeng tidak beres,Tapi di laporan PPK dan hasil audit Inspektorat statusnya “Selesai 100%” dan sudah dibayar lunas.
2. *Proyek Tidak Ada Manfaat*
Proyek dilembang lea dibangun tapi sampai sekarang tidak pernah difungsikan. Warga tidak merasakan manfaatnya sama sekali.
3. *ANGGARAN GANDA / DIANGGARKAN ULANG* ← *INI YANG PALING KRITIS*
Proyek di kecamatan makale utara sudah dianggarkan, Pekerjaannya tidak beres/mangkrak.
Anehnya, di anggarkan ulang dengan nama dan lokasi yang sama dianggarkan lagi.
“Ini namanya kerja 2 kali dibayar 2 kali. Padahal pekerjaan pertama belum tuntas. Uang rakyat habis buat bayar proyek yang itu-itu saja,”
*Tupoksi PPK & Inspektorat Dipertanyakan*
PPK wajib memastikan pekerjaan sesuai volume dan kontrak sebelum mengajukan pembayaran.
Inspektorat wajib melakukan pengawasan dan audit agar tidak ada kebocoran.
Jika proyek mangkrak bisa lolos, dan proyek gagal bisa dianggarkan ulang, maka publik berhak curiga terjadi pembiaran atau persekongkolan.
*Tuntutan Tegas Masyarakat*
1. *Inspektorat Tana Toraja* segera audit investigasi khusus untuk proyek yang dianggarkan ulang.
2. *PPK terkait* dievaluasi dan diproses hukum jika terbukti mark up atau loloskan pekerjaan fiktif.
3. *Kejaksaan & KPK* diminta masuk untuk menelusuri ada tidaknya kerugian negara dari praktik anggaran ganda ini.
Stop proyek siluman! Uang rakyat harus untuk pembangunan yang nyata, bukan untuk mengulang proyek mangkrak.
Pihak Inspektorat dan PPK terkait belum bisa dikonfirmasi hingga berita ini naik.
ADA APA DENGAN INSPEKTORAT & PPK??
1. Proyek MANGKRAK diloloskan
2. Proyek TIDAK BERMANFAAT dibayar lunas
3. YANG PALING PARAH:
Proyek yg sudah dianggarkan & GAGAL,
dianggarkan ULANG lagi tahun depan
dengan pekerjaan yg SAMA!!!
Kerja 1x dibayar 2x??
Uang rakyat buat apa??
kepada BPK, KPK, KAPOLDA, KEJATI SULSEL Kami minta AUDIT TUNTAS & PROSES HUKUM!
#TanaToraja #AuditDanaRakyat #StopProyekSiluman
@KPK
@KEJATI
@BPK
@KAPOLDA
Colombus