Sampit Kalteng KompasPemburuKeadilan.com
Isra Mi’raj adalah perjalanan spiritual luar biasa Nabi Muhammad SAW dalam satu malam, dari Masjidil Haram (Mekah) ke Masjidil Aqsa (Palestina), lalu naik ke langit ketujuh hingga Sidratul Muntaha untuk menghadap Allah SWT dan menerima perintah shalat lima waktu, sebagai penghibur dan penguat setelah tahun kesedihan (wafatnya Khadijah dan Abu Thalib).
Kronologi Singkat Isra Mi’raj
Isra (Perjalanan Malam): Nabi Muhammad SAW dibawa oleh Malaikat Jibril mengendarai Buraq (hewan putih cepat) dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Di sana, beliau menjadi imam shalat bagi para nabi sebelumnya.
Mi’raj (Kenaikan ke Langit): Dari Masjidil Aqsa, Nabi Muhammad SAW diangkat naik melalui tujuh lapisan langit.

Bertemu Para Nabi: Di setiap langit, beliau bertemu dan menyapa nabi-nabi terdahulu seperti Adam (langit 1), Yusuf (langit 3), Musa (langit 6), hingga Ibrahim (langit 7).
Sidratul Muntaha: Mencapai Sidratul Muntaha, batas akhir pengetahuan makhluk, di mana beliau menyaksikan keagungan Allah SWT.
Penerimaan Perintah Shalat: Menerima perintah shalat lima waktu sehari semalam dari Allah SWT setelah negosiasi dengan Nabi Musa untuk meminta keringanan karena umatnya lemah.
Melihat Surga dan Neraka: Diperlihatkan kondisi surga dan neraka sebagai pengingat bagi umatnya.
Kembali ke Bumi: Kembali ke Mekah pada malam yang sama.
Latar Belakang
Waktu: Terjadi pada tahun ke-10 kenabian, setelah tahun kesedihan (Amul Huzn), saat dakwah di Mekah sangat sulit dan kaum Quraisy semakin menindas.
Tujuan: Penghiburan dan penguatan spiritual bagi Nabi SAW, serta bukti kebesaran dan kekuasaan Allah SWT.
Makna Penting.
Bukti Kekuasaan Allah: Menunjukkan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Perintah Shalat: Menegaskan shalat lima waktu sebagai tiang agama yang langsung diterima dari Allah.
Keagungan Rasulullah: Memperlihatkan kedudukan tinggi Nabi Muhammad SAW di sisi Allah.
Kegiatan perayaan isra dan mi’raj inilah yang di hadiri camat Mentaya hulu HM Edison SKM, Ns di Masjidil d Nur Alhadi Kuala Kuaya kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah pada Senin 12 Januari 2026 beserta tamu undangan lainya yang terdiri dari berbagai kalangan masyarakat yang berbaur mengikuti kegiatan tersebut hingga selesai dan di harapkan membawa keberkahan bagi semua.(MUH.HERMAN)