
WWW.KOMPASPEMBURUKEADILAN.COM
Tanjung Jabung Timur – Kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah kembali menjadi sorotan masyarakat di wilayah Desa Siung Dalam menuju Desa Lambur Luar, Kecamatan Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Peristiwa menyayat hati terjadi pada Minggu pagi, 8 Maret 2026 sekitar pukul 08.00 WIB. Sebuah ambulans yang membawa jenazah warga dari Kota Jambi terpaksa berhenti di tengah perjalanan karena tidak mampu melintasi jalan yang rusak berat di kawasan Desa Siung Dalam.
Akibat kondisi jalan yang berlumpur, dipenuhi lubang, dan sulit dilalui kendaraan, jenazah tersebut akhirnya harus dipindahkan secara manual oleh keluarga bersama warga setempat dengan cara digotong melewati jalan rusak menuju lokasi yang lebih aman.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah tersebut merupakan warga Desa Lambur Luar yang sebelumnya dibawa keluarganya ke Kota Jambi untuk menjalani pengobatan. Namun setelah mendapatkan perawatan, pasien tersebut dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis.
Pihak keluarga kemudian memutuskan membawa pulang jenazah menggunakan ambulans dari Kota Jambi untuk dimakamkan di kampung halamannya di Desa Lambur Luar.
Saat perjalanan menuju rumah duka, ambulans yang membawa jenazah mulai mengalami kesulitan ketika memasuki wilayah Desa Siung Dalam. Kondisi jalan yang rusak parah dan dipenuhi lumpur membuat kendaraan tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Sopir ambulans akhirnya memutuskan menghentikan kendaraan demi menghindari risiko mobil terperosok atau terjebak di jalan yang semakin sulit dilalui.
Melihat kondisi tersebut, keluarga bersama warga setempat segera mengambil langkah darurat. Jenazah yang berada di dalam ambulans diturunkan dan kemudian digotong secara bergantian oleh warga melewati jalan rusak tersebut.
Dengan penuh kehati-hatian dan suasana duka yang mendalam, warga bahu-membahu mengangkat jenazah hingga mencapai titik yang masih dapat dijangkau kendaraan.
Di lokasi tersebut, jenazah kemudian dipindahkan ke ambulans milik warga Desa Lambur Luar untuk melanjutkan perjalanan menuju rumah duka.
Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan mendalam di tengah masyarakat. Warga menilai kondisi jalan di kawasan Desa Siung Dalam menuju Lambur Luar sudah lama mengalami kerusakan parah tanpa adanya perbaikan yang signifikan.
Menurut keterangan warga, akses jalan tersebut kerap sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Jalan tanah yang berlumpur sering membuat kendaraan roda empat maupun sepeda motor kesulitan melintas.
Warga berharap pemerintah daerah segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur jalan tersebut.
Masyarakat menilai akses jalan merupakan kebutuhan vital bagi warga desa, tidak hanya untuk aktivitas ekonomi dan pendidikan, tetapi juga untuk kebutuhan darurat seperti ambulans, penanganan orang sakit, maupun kepentingan sosial lainnya.
Peristiwa ini diharapkan menjadi perhatian bagi pemerintah daerah agar segera melakukan perbaikan jalan di jalur Desa Siung Dalam menuju Desa Lambur Luar demi kelancaran mobilitas serta keselamatan masyarakat.
Publikasi : Ambo Saung