
Sampit Kalteng, KompasPemburuKeadilan.com
Bermula dari sama sama jadi tim sukses dalam satu pasangan capres / cawapres 2024 HASRUL SAYUTI mengenal HERLIYANI warga Sampit Kalimantan tengah dan LUSI alias IDASUSILAWATI yang dikenlalkan oleh HERLIYANI dan katanya tinggal di jakarta hingga masih dalam pelacakan tim keluarga korban penipuan untuk membuktikan dan membuka kedok kedua orang tersebut (HERLIYANI dan IDA SUSILAWATI Red)yang di duga keras sebagai penipu berkedok investasi bodong yang janjinya bisa membantu modal hingga milliaran rupiah kepada siapa pun yang membutuhkan permodalan
Dan hal inilah yang dialami langsung oleh HASRUL SAYUTI dan kawanya HALI IDHAM warga kabupaten kutai kerta negara provinsi Kalimantan Timur dikarenakan bujuk rayu dan mulut manis dari HERLIYANI warga Sampit Kalteng yang tinggal di perumahan citra mandiri ini hingga mengirimkan duit puluhan juta kepada HERLIYANI dan LUSI alias IDA SUSILAWATI kerena keduanya menjanjikan akan memberi dana sejumlah 2 Milliar Kepada HASRUL dan IDHAM asalkan membayar biaya pencairan sebanyak 2 persen ,yaitu 40 juta (Bukti berupa resi pengiriman ada) dan dikirim beberapa kali.
Kecurigaan kedua korban bermula ketika mereka di minta oleh HERLIYANI dan IDA SUSILAWATI berangkat ke banjarmasin untuk pencairan dana 2 Milliar tersebut dan HERLIYANI minta di belikan tiket pesawat waktu itu,,yang ternyata semua itu adalah kebohongan tegas IDHAM dengan Emosi,dan sejak kejadian itu menurut HASRUL dirinya dikeluarkan dari grup WhatsApp dan bahkan nomor mereka berdua sudah di blokir oleh Si HERLIYANI dan IDA SUSILAWATI dan ini adalah tanda tanda awal dari tidak adanya niat baik kedua orang tersebut.
Pada tanggal 20 Agustus 2025 setelah sebelumnya didatang oleh pihak kerabat korban dirumahnya barulah kemudian HERLIYANI mengirim pesan suara ke IDHAM yang mengatakan tidak usah pak Idham menelfon atau W A, pokonya tunggu saja hari Jum’at tanggal 22 Agustus pasti dana bapak di transper..
Dan pada jum’at tanggal 22 Agustus HERLIAYANI dan IDA SUSILAWATI melakukan kebohongan lagi yang ke sekian kalinya dengan mengirim pesan suara mengatakan bahwa dananya sudah masuk ke rekening pak BUDI(Entah siapa lagi yang di sebut Budi Oleh HERLIYANI ini Red), tapi sayangnya menurut HERLIYANI sistim di bank tidak bisa terbuka hingga IDA SUSILAWATI bolak balik ke bank menurut HERLIYANI. dan membuat janji baru lagi tanggal 25 Agustus 2025 yang akan datang baru bisa di cairkan. . tapi sayangnya pihak korban sudah tidak percaya lagi kepada kedua orang yang terindikasi penipu ini, bahkan HERLIYANI tidak segan segan mengatakan untuk menakut nakuti korban bahwa,banyak para jenderal di belakang LUSI Alias IDA SUSILAWATI, dan juga ia tak segan segan mengatakan bahwa, dua mantan wakil presiden sudah bergabung di bisnis atau investasi bodong yang mereka jalankan ini…
Tindakan keduanya Sangat berani dan licik hingga semua kita harus waspada khususnya warga Sampit Kalimantan tengah karena modus penipuan investasi bodong yang diduga masif dan terstruktur ini bisa menimpa siapa saja, dan kita semua berharap,untuk memberi epek jerah kepada kedua pelaku penipuan ini agar kasus ini di bawa kerana hukum dan pihak berwajib tinggal menunggu laporan resmi dari kuasa kedua korban. (TIM)