
Malinau, www.kompaspemburukeadilan.com
“22 Oktober 2025 Ibarat kunang-kunang yang menerangi gelapnya malam, begitu pula beberapa stan penyumbang CSR (Corporate Social Responsibility) yang tampak tertutup rapi. Akibatnya, penyampaian informasi kepada siswa SMP dan SMA/SMK sederajat yang mendapatkan tugas dari guru mereka mengenai kegiatan Irau tidak tersedia. Beberapa hari lalu, saya juga sempat menonton pertandingan sepak bola mini. Kecamatan Malinau Kota menggunakan strategi formasi Kunang-kunang, sedangkan Kecamatan Malinau Utara memakai strategi Pelanduk,” ungkap salah satu pengunjung asal luar kota yang enggan disebutkan namanya kepada awak media.
Kondisi tersebut dinilai tidak sejalan dengan semangat keterbukaan informasi sebagaimana pernah disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Dr. Ernest Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., di hadapan sejumlah awak media beberapa waktu lalu. Ia menegaskan bahwa anggaran kegiatan Irau ke-11 Kabupaten Malinau merupakan yang terbesar, dengan sebagian besar bersumber dari dana CSR perusahaan swasta maupun BUMN yang beroperasi di wilayah tersebut.
Sementara itu, Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., S.H., M.Hum., dalam pidatonya pada peringatan Dirgahayu ke-26 Kabupaten Malinau yang digelar hari ini, 22 Oktober 2025, di hadapan ratusan warga Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) menyampaikan pentingnya masyarakat Kabupaten Malinau memperoleh informasi yang tepat guna mengenai lima program unggulan yang sedang berjalan, yakni:
1. Desa Sarjana
2. RT Bersih
3. Beras Daerah
4. Wajib Belajar 16 Tahun
5. Fokus Pembangunan (SAGET)

Di sisi lain, awak media juga berkesempatan bertemu dengan salah satu staf pengajar Politeknik Pariwisata Makassar (dahulu Akademi Pariwisata Negeri Makassar), satu-satunya politeknik negeri di wilayah Indonesia bagian timur di bawah naungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dr. Margaretha Wadid Rante, M.Si., CHE.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Margaretha menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malinau, Dr. Kristian, M.Si., atas undangan dan penyelenggaraan kegiatan Irau ke-11 serta peringatan Dirgahayu ke-26 Kabupaten Malinau.
“Terima kasih atas undangan dan kesempatan berpartisipasi dalam perayaan yang luar biasa ini,” tutupnya.
Jurnalis: Jefry Musabani – Kaperwil Kalimantan Utara