
Sampit Kalteng
Kompas Pemburu Keadilan
Dalam Menghadapi Cobaan Berat Yang Datangnya Menggempur Dari Berbagai Arah Dengan Tujuan Menguasai Lahan Milik Ratusan Anggota Kelompok Tani Ramban Jaya Kecamatan Mentaya Hilir Utara Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah Yang Dari Perjalanan Menghadapi Permasalahan Demi Permasalahan Telah Bermunculan Secara Terstruktur Dan Masif Di Hampir Semua Komponen Yang Erat Relevansinya Dengan Kepengurusan Masalah ini Tak Satu Pun Yang Bersikap Netral Dan Cenderung Berpihak Pada Kepentingan Pihak Asing Dari Pada Mempertahankan Hak Saudara Sebangsanya Sendiri, Padahal Para Anggota Kelompok Tani Tidak Meminta Di Bela Jika Memang Bersalah, Tapi Bagi Kelompok Tani Cukup Para Aparat Dan Penegak Hukum Serta Unsur Pemerintah Bersikap Netral Dan Menjadikan Hukum Dan Perundang Undangan Sebagai Payung Dan Dasar Dalam Menyelesaikan Masalah, Bukan Justru Sebaliknya Memaksakan Kehendak Dengan Tujuan Dari Kepentingan Masing Masing. 
Dan Begitulah Kemudian Dengan Keberadaan Ketua Kelompok Tani Ramban Jaya Isnaini Yang Juga Di Pertanyakan Anggota Poktan Karena Selama ini Isnaini Hanya Memilih Berdiam Diri Tanpa Tindakan Apa Pun Ketika Melihat Ratusan Anggota Kelompok Tani Yang Di Pimpinnya Merasa Sengsara Dan Tak Tenang Serta Berupaya Dengan Segala Kebersamaan Untuk Mempertahankan Lahan Yang Akan Di Rebut Oleh Pihak Perusahaan Asing Yang Menggunakan Cara Cara Lama Membenturkan Aparat Dengan Masyarakat, bahkan Membenturkan Sesama Kelompok Tani Untuk Pencapaian Tujuan, Dan inilah Yang Membuat Anggota Kelompok Tani Sangat Sulit Menerima Keadaan , Di Tambah Ketua Poktan Isnaini Hanya Bersikap Apatis Dan Tak Ingin Melibatkan Diri Serta Memilih Berdiam Diri Sebagai Upaya Penyelamatan Diri, dan Isnaini Alias Ais ini Merasa Keberatan Dengan Di Gunakannya Nama Poktan Ramban Jaya Oleh Anggota Kelompok, Mungkin Ais ini Lupa Kalau Kekuasaan Tertinggi Pada Kelompok Tani Adalah Di Tangan Anggota, Bahkan Dirinya Pun Sebagai Ketua Dapat Di Pilih Dan Di Berhentikan Kapan Saja Oleh Rapat Anggota Luar Biasa Jika Dirinya Tetap Bersikeras Dengan Sikap Tinggi Hati Dan Bahkan Menolak Bertanda Tangan Bersama Anggota, Sementara Pengurus Poktan Ramban Jaya Lainnya. 
ikut Bertanda Tandan , Kedua Hal Inilah Yang Menjadikan Tanda Tanya Terhadap Ketua Poktan Isnaini,, Akibat Ais Tidak Ada Insiatif Penyelamatan Selaku Ketua Pengurus Poktan, Sehingga Para Anggota Secara Pribadi Pribadi Mengambil Insiatif Penyelamatan Untuk Menyurat Semua Institusi Terkait Masalah Yang Di Hadapi Tersebut , Baik Di Pusat Mau Pun Di Daerah Kalteng, Dan Hal ini Pun Membuat Ais Keberatan Karena Tak Tahu Membedakan Antara Hak Kewajiban Pengurus Dan Hak Kewajiban Sebagai Anggota Anggota, Apa Yang Di Lakukan Anggota Adalah Bentuk Penyelamatan Hak Hak Dari Ratusan Anggota Kelompok Tani Ramban Jaya Yang Seharusnya Di Lakukan Oleh Ais Isnaini Sebagai Ketua, Tapi Justru Tidak Di Lakukannya , Ada Apa Dengan Dirimu Pak Ais Isnaini ???? (TIM)