Luapan Krueng Peuto Rendam Tiga Gampong di Lhoksukon Aceh Utara, Ratusan KK Terdampak Banjir

Luapan Krueng Peuto Rendam Tiga Gampong di Lhoksukon Aceh Utara, Ratusan KK Terdampak Banjir

www.kompaspemburukeadilan.com

Aceh Utara, – Krueng Peuto meluap akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Utara sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 24 Mei 2026. Akibatnya, sedikitnya tiga gampong di Kecamatan Lhoksukon terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1 hingga 1,2 meter.

Data yang diperoleh dari pemerintah kecamatan menyebutkan, banjir merendam Gampong Krueng LT, Gampong Kumbang LT, dan Gampong Dayah LT. Ratusan kepala keluarga (KK) terdampak akibat meluapnya sungai yang selama ini menjadi sumber kekhawatiran warga saat musim hujan tiba.

Camat Lhoksukon, Kamaruddin KS, mengatakan air mulai naik ke pekarangan rumah warga sekitar pukul 00.00 WIB. Dalam waktu singkat, debit air terus meningkat hingga menggenangi jalan lintas Cot Girek–Lhoksukon sekitar pukul 01.00 WIB.

“Air mulai masuk ke pekarangan warga sekitar tengah malam dan satu jam kemudian sudah menggenangi badan jalan lintas Cot Girek menuju Lhoksukon,” ujar Kamaruddin.

Ia menjelaskan, di Gampong Krueng LT tercatat sebanyak 93 KK terdampak banjir. Sementara di Gampong Kumbang LT, jumlah warga terdampak mencapai 210 KK atau sekitar 785 jiwa. Sedangkan di Gampong Dayah LT, sebanyak 97 KK ikut terdampak akibat luapan air dari Krueng Peuto.

Meski sempat merendam rumah warga dan akses jalan utama, kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut pada Minggu pagi. Warga terlihat mulai membersihkan rumah serta menyelamatkan barang-barang yang sempat terendam air.

Banjir yang kembali melanda kawasan tersebut memicu keluhan masyarakat. Sejumlah warga menyebut ini merupakan banjir kedua yang terjadi sepanjang Mei 2026. Mereka menduga meluapnya sungai dipicu oleh rusaknya beberapa titik tanggul di sepanjang aliran Krueng Peuto yang hingga kini belum diperbaiki secara maksimal.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Utara segera melakukan normalisasi sungai dan perbaikan tanggul untuk mengantisipasi banjir susulan, terutama saat intensitas hujan tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Selain mengganggu aktivitas masyarakat, banjir juga dikhawatirkan berdampak terhadap perekonomian warga, terutama petani dan pedagang kecil yang berada di kawasan terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa banjir tersebut. Aparat kecamatan bersama perangkat gampong masih terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan debit air di wilayah terdampak.

Alamat Redaksi

Jl. Andi Sammeng lorong pasar Kalola RW/RW : 002/002 Dusun Awotarae Desa, Kalola Kecamatan. Maningpajo Kabupaten Wajo.Provinsi Sulawesi Selatan Kode Pos: 90952

Kontak person
Redaksi@kompaspemburukeadilan.com
0852-5551-4777

Copyright © 2023 Kompaspemburukeadilan.com