
Kusan Hilir, kompaspenburukeadilan.com – Dalam peringatan Harlah ke-2 Gerdayak Indonesia, DPC Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Indonesia Kabupaten Tanah Bumbu, dihadiri oleh ratusan undangan dan dimeriahkan dengan tarian adat dayak yang disajikan oleh penari dari sanggar tari Nan Serunai. Kamis (10/07/2025).
Kegiatan HUT ke 2 Gerdayak Kab. Tanah Bumbu di hadiri oleh Sekjen Gerdayak Kalsel Drs. Asli Yakin, M.Si, Wakil Ketua 3 Rahmadiansyah, SE, Wakil Ketua 4 Erry Suhaimi, SE, Wakil Ketua Gerdayak Kabupaten Tanah Bumbu Ardiansyah, Kepala Biro Humas Dedy Ariyadi dan seluruh Pengurus DPK Gerdayak KabupatenTanah Bumbu berserta anggota yang berjumlah 200 org lebih.
Sekjen Gerdayak Kalimantan Selatan, Drs. Asli Yakin, M.Si mewakili Ketua Umum Gerdayak Kalsel sangat antusias melihat semangat seluruh para undangan yang berhadir dalam acara tersebut.
“Gerdayak Kalsel adalah organisasi bagi semua unsur di masyarakat, karena ormas ini bertujuan untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan seluruh warga masyarakat yang ada di tanah Bumbu terkhusus warga Dayak sebagai satu kekuatan yang berlatar belakang suku budaya yang ada di Kalimantan.” Ungkap Asli Yakin dalam sambutannya.
Sekjen juga berharap momentum Hari Ulang Tahun kali ini bisa dijadikan sebagai pemicu untuk mengembalikan semangat dan motivasi seluruh anggota Gerdayak dalam rangka turut serta berpartisipasi dalam membangun Banua tercinta.
Ketua Umum DPD Gerdayak Indonesia Kalsel, H Akhmad Murjani, SE. yang kebetulan tidak bisa menghadiri acara Harlah ke-2 Gerdayak Indonesia di Tanah Bumbu ini, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap terselenggaranya acara tersebut .
“Ahamdulillah, acaranya berlangsung lancar.Selamat Harlah ke-2 DPC Ormas Tanah Bumbu. Teruslah menjadi motor penggerak perubahan sosial dan pendidikan, sekaligus penjaga nilai-nilai budaya Dayak dalam kerangka pembangunan nasional.” Ucap pria dengan sapaan familiar Haji Jani itu dan merupakan cucu dari salah satu pahlawan Nasional alm. KH. Idham Khalid.
Adil ka’ talino, bacuramin ka’ saruga, basengat ka’ jubata, arus, arus, arus”
Narahubung
Norjenah, SE. MM
SR. Dayak (kpk)