Kompaspemburukeadilsn.com
Pilkada langsung yang meliputi penguatan demokrasi dan otonomi daerah, peningkatan partisipasi serta kesadaran politik rakyat sebagai sarana pendidikan politik (civic education) dan kontrol dan keterlibatan publik secara langsung , terbentuknya legitimasi pemimpin yang kuat dan mengakar karena dipilih langsung oleh rakyat, serta membuka peluang kaderisasi pemimpin nasional dari daerah, menciptakan kontrak sosial langsung antara calon dan pemilih, serta mendorong akuntabilitas kepala daerah yang lebih baik kepada rakyatnya.
Keuntungan Utama:
Penguatan Demokrasi & Otonomi Daerah: Memperkuat demokrasi prosedural dan substansial serta komitmen pemimpin daerah dalam mewujudkan otonomi daerah untuk kesejahteraan rakyat.
Legitimasi & Akuntabilitas: Kepala daerah terpilih memiliki legitimasi kuat dari rakyat dan lebih bertanggung jawab karena merasa dipilih langsung oleh publik, bukan oleh DPRD..

Pendidikan Politik (Civic Education): Menjadi media pembelajaran demokrasi bagi rakyat untuk lebih sadar dalam memilih pemimpin tanpa beban dan sesuai hati nurani.
Kontrol Rakyat:
Rakyat memiliki kontrol langsung atas pemimpinnya, bisa menariknya jika menyimpang dari amanah yang di titipkan rakyat.
Kaderisasi Kepemimpinan Nasional:
Menjadi ajang penting untuk melahirkan calon pemimpin nasional berkualitas dari daerah.
Pilihan Terbuka: Memberikan ruang bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang dianggap memiliki kapasitas, integritas, dan komitmen dalam memperjuangkan kepentingan rakyat
Manfaat Lain:
Memperkecil Politik Transaksional: Mengurangi potensi politik “wani piro” (berani bayar berapa) antara calon dan DPRD, serta kongkalikong koruptif antara eksekutif dan legislatif.
Mencegah Oligarki & Dinasti Politik: Membuka peluang bagi calon dari luar elit partai besar untuk menang, mengurangi dominasi oligarki dan dinasti politik..
(Penulis Adalah Kolumnis Dan Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Media Kompas Pemburu Keadilan)