Penganiayaan Anak Santri Pelakunya Oknum Ustadz, Di Pondok Pesantren Miftaun Najah Lamongan Ds Tonjong Kab.Serang- Banten

Penganiayaan Anak Santri Pelakunya Oknum Ustadz, Di Pondok Pesantren Miftaun Najah Lamongan Ds Tonjong Kab.Serang- Banten

Serang, kompas pemburu keadilan.com 31/8/2024 Terjadi penganiayaan terhadap anak santri yang bernama (IBM)Kelas 3 SMP di Pondok Pesantren Miftaun Najah Lamongan Ds. Tonjong Kabupaten Serang Banten.dilakukan oknum ustadz (JND).

Bermula ada, nya pengaduan dari wali santri sdr, Edi sebagai orang tua wali santri yang memberikan informasi kepada tim media, bahwa anak telah dipukulin oleh ustadz(JND)di dalam ruangan Pondok Pesantren Miftaun Najah Lamongan, Ds Tonjong Kabupaten Serang tepat pada malam hari jam 22:00 wib keterangan didapatkan dari korban (ibrohim alias boim) sering adanya pemukul dari kelas 2 SMP akan tetapi disaat sebelum kejadian penganiayaan dari Ustadz (JDN) sdri oim sedang ngaji diganggu oleh ade kelas 7 diingatkan oleh sdri Boim akan tetapi tidak meng,indah ade kelas,nya dengan kesal diganggu sedang ngaji ade kelas tersebut di tendang kaki, nya oleh Boim.

Dari kejadian sdri Boim yang menendang kaki ade kelas, disaat mengganggu sewaktu mengaji di ketahui ustadz dan santri yang lainnya dari kejadian tersebut dari salah satu ustadz menabok pipi,nya dan memasukkan didalam kamar oleh kaka kelas sdri (PRM)ditonjokin ponakannya dari ustadz (JND)sdri Boim diam menahan sakit setelah ituh keluar disuruh ngafal dengan santri lainnya. Setelah itu sdri boim dipanggil ustadz (JND)dirumah,nya dan ditanya kenapa menedang ade kelas, nya oknum pelaku menjelaskan ustadz (JND) langsung menabokin sdri Boim sampai sepuluh kali dan di pukuli juga dengan sedal (eger) sampai memar pipinya dan telinganya begitu juga di tonjok jidat dan telinga sampai keluar darah karna sakit menangis sdri Boim kejadian tersebut pada jam 22:00wib malam, keterangan dan penjelasan tersebut didapatkan dari sdri Boim kepada tim media disaat sedang di fisum di IGD RSUD Panggung Rawi Cilegon pada jam17:50wib di bawah oleh kedua orang tua, nya

Baca Juga  Giat Pasar Tani dan Bazar Pangan, Panen Petani Simalungun Tahun 2024, Resmi Ditutup

Dengan adanya pemukul dari salah satu oknum ustadz (JND) terhadap salah satu santri, tim media konfirmasi salah satu ustadz yang ada di ponpes tersebut melalui “chating WA” dari pejelasannya salah satu ustadz tersebut disaat kejadian kurang tau, tetapi pa ustadz (JND) laporan ibrohim sebelum nya nendangin santri kelas 7 sampai kakinya nggak bisa jalan sampai saat sekarang masih sakit anaknya, boim enga cerita adanya kejadian tersebut, ustadz yang dihubungi oleh tim media “meminta maaf atas kejadian itu pas lihat bilang, nya emosi”pejelasannya melalui (by chat WA)

” Dalam hal adanya, setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 76 c. Penganiayaan anak di bawah umur merupakan tindak pidana yang serius. Hukum negara Indonesia mengatur Perlindungan Anak No. 35 Tahun 2014 . Pasal 80(1) jo”.

Dengan rasa sedih sebagai orang tua untuk mondok anaknya di ponpes tersebut yang sudah tiga tahun agar menjadi anak yang berbakti kepada orang tua,agama ,dan negara ini dianiaya oleh oknum ustadz, nya sampai kabur dari ponpes Miftaun Najah Pekalongan pihak ponpes tidak ada yang menanyakan dengan wali santri disaat santri,ny tidak ada, jadi permasalahan penganiayaan ini untuk menempuh jalur hukum di Kepolisian Polres Kota Serang untuk meminta pertanggung jawab dari pihak Ponpes Miftaun Najah Lamongan Ds Tonjong Kabupaten Serang dari perilaku oknum ustadz (JND)tersebut. By, deni

Alamat Redaksi

Jl. Andi Sammeng lorong pasar Kalola RW/RW : 002/002 Dusun Awotarae Desa, Kalola Kecamatan. Maningpajo Kabupaten Wajo.Provinsi Sulawesi Selatan Kode Pos: 90952

Kontak person
Redaksi@kompaspemburukeadilan.com
0852-5551-4777

Copyright © 2023 Kompaspemburukeadilan.com