
Palangkaraya, Kalteng — Kompaspemburukeadilan.com, Pergeseran tempat (rotasi atau penempatan ulang posisi) memang merupakan hal yang umum dalam organisasi. Hal ini adalah bagian dari manajemen sumber daya manusia yang strategis dan dapat dilakukan karena berbagai alasan. Dan beberapa konteks umum mengapa pergeseran tempat terjadi dalam organisasi:
Pergeseran tempat sering terjadi karena beberapa hal, di antaranya:
Pengembangan Karyawan
Optimalisasi Kinerja
Respons Terhadap Perubahan
Mengatasi Kekosongan
Mengurangi Kebosanan dan Kelelahan. 
Secara keseluruhan, pergeseran tempat adalah praktik manajemen standar yang, jika dikelola dengan baik, dapat memberikan manfaat signifikan bagi pertumbuhan individu dan kesuksesan organisasi, termasuk organisasi dalam usaha media online seperti dalam manajemen PT Media Tajuddin Jaya Grup yang mengelola beberapa media berita online, yang salah satu di antaranya Media Kompas Pemburu Keadilan (KPK) yang beberapa bulan terakhir ini giat melakukan rotasi dan rekrutmen secara internal. Menurut Muliady Djufri, yang diamanahkan selaku Pimpinan Umum/Pimpinan Redaksi media tersebut, membenarkan hal itu setelah adanya persetujuan usulan dari Muhammad Tajuddin selaku Owner Perusahaan hingga mengatur kembali posisi di lingkungan internal Media KPK sebagai langkah kesiapan untuk melaksanakan kegiatan nasional seperti seminar anti korupsi dan diklat peningkatan sumber daya jurnalis Muslim serta mendeklarasikan hadirnya Ikatan Jurnalis Muslim Indonesia (IJMI) sebagai wadah berhimpun para jurnalis Muslim, baik jurnalis media online, cetak maupun elektronik, ungkap Muliady.
Menurut jurnalis senior yang telah berpindah-pindah wilayah provinsi melaksanakan tugas jurnalis ini, dirinya tidak perlu kerepotan melakukan tugas-tugas rekrutmen yang diamanahkan untuk bagaimana semua kaperwil terisi di berbagai provinsi, demikian pula kepala biro di kabupaten/kota. Karena sebagai aktivis, dirinya memiliki banyak teman yang tersebar di seluruh penjuru tanah air, dan hubungan baik selalu terpelihara karena tak pernah nyusahin orang. Hingga ketika diajak berjuang, pasti teman-teman tak pernah menolak, pungkasnya. Dan Alhamdulillah menurutnya, selain bergabungnya Drs. H. Husain Lationo sebagai Wakil Pimpinan Umum/Penanggung Jawab Harian, juga telah bergabung Hj. Masamah Mufti, SS., MPd., serta Dr. H. Yudhi Ananta Pramudya, SH., MH., yang masing-masing sebagai Wakil Pimpinan Redaksi Bidang Bahasa dan Sastra serta Wakil Pimpinan Redaksi Bidang Hukum dan Advokasi. Selain itu, masih menurut mantan santri ini, bahwa beberapa kaperwil provinsi juga telah berbentuk, seperti Kaperwil DKI Jakarta Husni Hamisi, S.I.Kom., Kaperwil Kaltim H. Idham Chalid, S.Ag., MM., Kaperwil Maluku Utara Hasbi Hamisi, Kaperwil Sulawesi Tengah Abdul Rahman M. Djufri yang sebelumnya adalah Kabiro Tolitoli, Kaperwil Sulbar Muhammad Amiruddin, Kaperwil Bali Gusti Putu Sutapa, S.Sn., Kaperwil Jatim Dr. Hj. Atika Ramadani, SH., MH., Kaperwil Jateng Aini Pujiastuti Brahmana, SE., S.Psi., M.Psi., Kaperwil DI Yogjakarta Muhammad Yusrin, SE., MM., Kaperwil Kalteng Kaharudin M. Djufri yang sebelumnya adalah Kabiro Kotim, Kaperwil Aceh Tengku Zacky Mudron, S.Fil. Bahkan menurut pimpinan redaksi yang juga akademisi ini, dari perwakilan luar negeri pun telah bergabung, seperti Kaperwil Malaysia Timur M. Fahran Fattah, Singapura Andini Winarsih, SE., MM., Ph.D., dan Arab Saudi Sri Ananda, SKM., Ns.
Demikian pula dengan beberapa kaperwil lainnya yang sudah terbentuk sebelumnya seperti Jawa Barat William Patogi, SH., Banten Deni Basriadi, Sulsel M. Yusuf Panes, Sumut Ahmad Agung Nugraha, Kalsel Sugihartono, SH., Kalbar Sumardi, dan Kaltara Jefri Musa Bani, beserta para kabironya. Jadi Alhamdulillah kita sudah memiliki dua puluh lebih kaperwil dengan puluhan kabiro, dan kabiro yang baru gabung: Kabiro Kotawaringin Timur Muhammad Herman dan Koordinator Wartawan Marsiman, serta Kabiro Tolitoli Mahsyar LB., Palangkaraya Alfian Fajri, Kobar Sdri. Simajuntak, Deruyan M. Suryan BA. Insya Allah dalam waktu beberapa bulan ke depan diupayakan semua kaperwil akan terbentuk di semua provinsi, pungkas sosok anak petani yang dibesarkan di pesisir pantai Desa Bilo Ogodeide Sulteng kelahiran Makassar ini.
Sementara itu, Muhammad Tajuddin selaku Direktur Pelaksana media ini menegaskan bahwa sangat berharap kepada seluruh tim kerja, mulai dari kaperwil, kabiro, dan para wakil masing-masing serta para koordinator wartawan dan semua wartawan yang tergabung dalam media ini agar dapat bekerja sama dengan baik pada keputusan yang ditetapkan para pimpinan dalam rangka menata kembali manajemen internal serta memperkuat kebersamaan dan persatuan, khususnya dalam merespon persiapan pelaksanaan pertemuan nasional dengan agenda yang telah digagas oleh redaksi. Dan ini sangat membutuhkan perhatian dan keseriusan. Tajuddin juga berharap agar semua tim kerja tetap berpikir positif dan tidak berprasangka macam-macam pada program dan perencanaan program nasional kita ini yang sangat membutuhkan kekompakan dan fokus agar semua bisa terlaksana dengan baik sesuai harapan kita dan membawa manfaat bagi masyarakat pada umumnya. Dan kita juga harus membuka diri untuk memberi ruang kepada generasi muda yang berniat baik untuk bergabung sebagai jurnalis. Tolong dipermudah, apalagi kalau itu pemula; asal memenuhi syarat, berikan saudara-saudara kita itu kesempatan untuk mengabdikan dirinya pada negara sebagai seorang jurnalis, pungkas Tajuddin. (TIM)