
Sampit, Kalteng – Kompaspemburukeadilan.com
Pencak silat adalah seni bela diri tradisional asli Indonesia yang menggabungkan gerakan, seni, mental, dan spiritual untuk mempertahankan diri. Seni bela diri ini telah dikenal luas di Asia Tenggara dan terdiri dari teknik seperti kuda-kuda, sikap pasang, pukulan, tendangan, tangkisan, serta kuncian. Pencak silat juga telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya dan menjadi salah satu olahraga pemersatu bangsa.
Kegiatan inilah yang menjadi salah satu cabang olahraga andalan yang cukup aktif berkegiatan, tergabung dalam satu cabor di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotawaringin Timur. Pada hari ini, Sabtu, 15 November 2025, telah dilaksanakan serah terima Aset Penunjang Kegiatan dari Ketua Pengurus Lama, H. Sanidin, S.Ag, kepada Ketua Pengurus Baru, Riskon Febriansyah, bersama Sekretaris Zulfikanor Fitri serta pengurus IPSI Kotim lainnya.
H. Sanidin, S.Ag, Ketua IPSI Kotim 2021–2024 yang saat ini juga masih diamanahkan sebagai Dewan Pertimbangan IPSI Kotim, dalam acara penyerahan aset penunjang kegiatan tersebut mengatakan bahwa aset fisik yang diserahkan adalah apa adanya dan nantinya akan dicek kembali jika ada kekurangan. Sanidin juga mengakui bahwa dirinya baru pertama kali menginjakkan kaki di sekretariat IPSI Jalan Cilik Riwut, Sampit. Meski demikian, ia tetap bersyukur dan berharap ke depan IPSI dapat membawa nama baik Kotim dengan menghadirkan atlet-atlet berprestasi.
Sementara itu, Riskon Febriansyah, selaku Ketua IPSI yang baru periode 2025–2029, menyampaikan bahwa dalam setiap tugas pasti ada kendala dan masalah yang harus dihadapi. Namun, ia meyakini bahwa setiap masalah pasti memiliki solusi dan jalan keluar. “Setiap masalah pasti ada solusinya,” ujar Riskon.
Masih menurut Riskon, aset tersebut adalah aset bersama. “Silakan digunakan, baik untuk acara formal maupun informal, agar aset ini dapat bermanfaat untuk semua. Siapa pun boleh memakai, asal dijaga dan dipelihara agar awet dan dapat digunakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.
Dalam acara penyerahan tersebut, selain dihadiri para pengurus lama dan pengurus baru IPSI, juga turut hadir para ketua perguruan yang berada dalam naungan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Kotawaringin Timur (MURI).