
www.kompaspemburukeadilan.com
Metode pendidikan berkarakter religius adalah pendekatan dalam pengajaran yang bertujuan membentuk kepribadian peserta didik agar patuh dalam melaksanakan ajaran agama, bertakwa, serta memiliki akhlak mulia. Pendidikan ini mengintegrasikan nilai-nilai tauhid ke dalam seluruh proses pembelajaran
Metode pendidikan berkarakter religius adalah Metode Keteladanan Pendidik menjadi contoh langsung dalam tindakan terpuji, perilaku mulia, dan ketaatan beragama.
Metode Pembiasaan: Melakukan kegiatan rutin secara konsisten yang membentuk perilaku religius, seperti beribadah bersama, berdoa, dan membiasakan akhlak terpuji sehari-hari.
Berbasis Nilai Tauhid: Seluruh proses pendidikan diarahkan pada penguatan hubungan antara diri manusia dengan Tuhan, serta menyadari keterlibatan sistem nilai Tuhan dalam setiap tindakan.
Menanamkan Akhlak Mulia Fokus tidak hanya pada pengetahuan agama, tetapi pada pembentukan perilaku yang mencerminkan ketakwaan.
Pendekatan Toleransi dan Cinta Damai: Menanamkan sikap menghormati perbedaan, anti kekerasan, kerja sama, dan menghargai nilai-nilai keagamaan orang lain.
Integrasi dalam Lingkungan Belajar: Menciptakan suasana sekolah/lingkungan yang bernuansa agamis untuk mendukung
Pembentukan karakter.
Pengembangan Moral Feeling: adalah Membangun perasaan cinta terhadap kebenaran, kebaikan, dan hal-hal yang diridhai Tuhan.Pendidikan ini bertujuan menghasilkan individu yang taat pada perintah agama dan menjauhi larangannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dan hal inilah kemudian yang di terapkan Yayasan Al Mufti Husen Cirebon Jawa Barat, Menurut. Ketua Yayasan Ir H Irsyad Al Mufti bahwa arah dan tujuan pendidikan Diniyah Dengan menanam nilai nilai dari beberapa poin.yang terkandung diatas memang akan di arahkan pada metode tersebut dengan harapan akan tercipta alumni alumni yang berkarakter religius.
Selain pendidikan Diniyah , yayasan ini juga Mendirikan Taman Pengajian Al Qur’an ((TPQ)), yang di pimpin Desi Lailiyah SPd Selaku Kepala TPQ yang di harapkan bisa bersinergi secara positip dengan Pendidikan Diniyah yang Dengan Dengan Kepala Madrasah Khafifah SPd.I. Keduanya di bawa naungan Yayasan Al Mufti yang di prakarsai berdirinya Oleh Mayjend ,(Purn) Achfas Mufti.
Semua masyarakat penuh harapan bahwa, yayasan pendidikan Al Mufti ini adalah cikal bakal Lembaga Pendidikan yang dapat menghadirkan Alumni sebagai generasi generasi tangguh yang cerdas dan berkarakter religius hingga tidak hanya fokus pada pendidikan Diniyah Saja tapi harus beriringan dengan TPQ sebagai dasar pengenalan Al Qur’an serta nilai nilai kebenaran yang terkandung di dalamnya sehingga peran serta Desi Lailiyah selaku Kepala TPQ perlu motivasi serius terkhusus dari pengurus yayasan. (MURI)