
KompasPemburuKeadilan.com
TANA TORAJA
Kamis pagi itu, (05/11/26) Lapangan Apel Polres Tana Toraja belum sepenuhnya diterangi matahari. Tapi di sana sudah berdiri tegak ratusan personel. Bukan untuk upacara biasa.
Hari itu adalah hari pembuktian.
Kapolres Tana Toraja, AKBP Arwansa, S.H., S.I.K., M.H., mengambil alih langsung Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Siaga Bencana. Di sampingnya, berjejer lengkap semua penjaga nyawa warga Tana Toraja: TNI dari Kodim 1414 Tana Toraja yang diwakili Danramil Makale, Basarnas, BPBD, Dishub, Satpol PP, hingga Dinas Kesehatan.
Satu lapangan, satu komando, satu tujuan: Jangan sampai warga merasa sendirian saat bencana datang.
Dengan suara tegas, Kapolres Arwansa membuka amanatnya. Bukan pidato panjang yang membosankan, tapi peringatan yang menohok.
“Bencana itu tidak pernah janjian, tidak pernah kirim undangan dulu. Dia datang tiba-tiba. Makanya kita yang harus selalu siap. Jangan sampai kita siap di atas kertas saja, tapi di lapangan kita bingung,” tegas AKBP Arwansa.
Kalimat itu membuat suasana lapangan yang semula formal, langsung berubah serius. Semua tegak, semua mendengarkan.
Usai apel, Kapolres tidak langsung masuk ke ruangan. Beliau berjalan kaki, memeriksa satu per satu peralatan yang digelar di lapangan. Perahu karet, gergaji mesin, genset, tenda darurat, tandu, hingga kotak obat-obatan.
Setiap alat disentuh, ditanya kondisinya, dipastikan bisa langsung dipakai. Karena bagi Kapolres, peralatan yang rusak sama saja dengan nyawa yang terancam.
“Lebih baik keringat kita habis di lapangan apel hari ini, daripada air mata warga yang tumpah saat bencana nanti,” ujar Kapolres sambil terus memeriksa peralatan.
Pesan penutupnya sederhana, tapi itulah janji yang paling ditunggu masyarakat Tana Toraja:
“Tana Toraja ini daerah pegunungan. Longsor dan banjir bisa datang kapan saja. Kita tidak bisa cegah alam, tapi kita bisa pastikan, begitu bencana datang, kita yang pertama maju.”
Apel pun ditutup. Tapi janji itu tidak ditutup. Polres Tana Toraja, TNI, dan Pemerintah Daerah kini satu hati: Siaga untuk Tana Toraja
Colombus