
Kompaspemburukeadilan.com
Tana Toraja 01-09-2026
Menanggapi pemberitaan yang menyebut dirinya mempermalukan penjual Tarakko di hari jadi Toraja-779, HUT Kabupaten Tana Toraja ke-71, event tallulolona yang ke-2.
Istri Bupati Tana Toraja, Erni Yetti Riman, memberikan klarifikasi.
Peristiwa yang terjadi di Lapangan Tana Toraja Masero To’ Bo’ne, Kecamatan Makale, Senin (31/8/2026) itu sebelumnya viral setelah seorang pedagang bernama Mersiani mengaku disebut “pembohong” saat menawarkan Tarakko.
Melalui pesan WhatsApp kepada wartawan, Senin (1/9/2026), Erni Yetti Riman menjelaskan duduk persoalannya.
“Iya saya ajar anak ini untuk berkata jujur, karena dia bawa 2 kantong saya sudah kasih 200 ribu, tapi bilangnya harganya 500 ribu, jadi saya bilang jangan bohong,” tulis Erni.
Erni juga mempertanyakan jumlah dagangan yang dibawa. “Masa bawa tarakko 100 bks dimtr,” ujarnya.
Menurut Erni, maksud dari ucapannya adalah untuk mengajarkan kejujuran kepada pedagang, bukan untuk mempermalukan di depan umum.
Tarakko sendiri merupakan kerupuk khas Toraja berbahan dasar singkong yang biasa dijual saat acara adat dan perayaan.
Sebelumnya, media “nober” memberitakan dugaan pemalukan tersebut tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak Erni Yetti Riman.
Menanggapi hal itu, Erni mempersilahkan media untuk memuat klarifikasi ini sebagai bentuk hak jawab sesuai UU Pers No.40 Tahun 1999.
“Silahkan,” jawab Erni saat diminta izin untuk memuat klarifikasi ini.
Hingga berita ini diturunkan, kedua belah pihak diharapkan dapat duduk bersama untuk menyelesaikan kesalahpahaman ini dengan baik.
Colombus