
Kompaspemburukradilan.com
Oleh Muliady Muh.Djufri
KompasPemburuKeadilan
Wartawan Pedati,Wartawan Merpati dan Wartawan Sejati adalah perumpamaan yang sering digunakan dalam dunia pers Indonesia untuk mengategorikan etika dan profesionalisme wartawan dalam menjalankan tugasnya. Klasifikasi ini bertujuan untuk membedakan antara wartawan yang bekerja sesuai kode etik dan hati nurani dengan yang menyalahgunakan profesinya.
Semisal
1.Wartawan Pedati
Wartawan pedati adalah perumpamaan untuk wartawan yang dianggap lamban atau tidak efisien dalam bekerja. Istilah ini merujuk pada perbandingan dengan pedati yang merupakan alat transportasi yang bergerak perlahan.
2,Wartawan Merpati
Wartawan merpati adalah perumpamaan untuk wartawan yang dianggap hanya datang ke acara yang menyediakan imbalan finansial. Istilah ini sering dikaitkan dengan perilaku yang tidak independen dalam peliputan berita serta tergantung pada nilai rupiah yang merupakan timbal balik dari apa yang di beritakan.
3,Wartawan Sejati
Wartawan sejati adalah perumpamaan untuk wartawan profesional yang bekerja sesuai kode etik jurnalistik dan mengutamakan kepentingan publik.
Karakteristik:
Independen dan Berimbang: Bersikap netral, tidak memihak, dan mengolah informasi dengan cermat sebelum dipublikasikan.
Mengutamakan Fakta: Fokus utama adalah menyajikan fakta dan kebenaran kepada masyarakat.
Mematuhi Dan Memegang Teguh Kode Etik Jurnalistik (KEJ) yang dikeluarkan oleh Dewan Pers, seperti tidak menerima suap, tidak membuat berita bohong atau fitnah, dan menghormati narasumber serta
Bertanggung jawab atas informasi yang disampaikan melalui media yang jelas dan berbadan hukum resmi. (Penulis Adalah Pimpinan Umum/Pimpinan Redaksi Media Kompas Pemburu Keadilan)