
KOMPASPEMBURUKEADILAN.COM, BERAU – 26 Desember 2025
Video yang diambil dari udara memperlihatkan kondisi yang mengagetkan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur: sebuah sungai besar yang ketinggiannya lebih tinggi dari area tambang dengan lubang galian yang luas. Fenomena ini menyebar viral di media sosial, disertai dengan kecaman keras terhadap pejabat dan pengusaha yang dianggap serakah.
Video yang diambil dari dalam pesawat menampilkan pemandangan area tambang yang luas, dengan lubang galian yang menjulang ke bawah. Yang paling mencengangkan, sungai yang berada di pinggir tambang tersebut memiliki ketinggian yang lebih tinggi dibandingkan daratan tambang itu sendiri. Kondisi ini dianggap tak masuk logika dasar dan menandakan kerusakan alam yang parah akibat aktivitas penambangan.
Di dalam caption video, pengunggah bahkan menyampaikan harapan agar “semua pejabat dan pengusaha serakah di negeri ini terkena strok”, menunjukan kemarahan publik terhadap kelalaian yang diduga menyebabkan kondisi tersebut.
Fenomena ini terjadi di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil batubara di Kalimantan, dengan banyak konsesi tambang yang beroperasi di sekitar sungai dan hutan.
Video mulai menyebar viral pada hari ini, 26 Desember 2025. Belum jelas kapan tepatnya video tersebut diambil, namun kondisi yang terlihat di dalamnya dianggap masih terjadi saat ini.
Belum ada informasi pasti mengenai perusahaan tambang mana yang menjadi lokasi terjadinya fenomena ini. Namun, publik langsung menunjuk ke pejabat yang bertugas mengawasi aktivitas penambangan dan pengusaha tambang yang dianggap tidak memperhatikan dampak lingkungan. Masyarakat juga menuntut penjelasan dari pemerintah lokal dan dinas terkait tentang bagaimana kondisi semacam ini bisa terjadi.
Kondisi sungai yang lebih tinggi dari dataran tambang kemungkinan disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:
1. Penurunan daratan akibat penambangan yang terlalu dalam dan luas.
2. Perubahan alur sungai atau penutupan anak sungai yang mengganggu aliran air.
3. Pengendapan lumpur atau material di dasar sungai yang menyebabkan ketinggian air meningkat.
Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran besar akan potensi bencana, seperti banjir yang merembes ke dalam tambang atau terjadinya longsor. Masyarakat meminta tindakan tegas dari pemerintah untuk meneliti kasus ini dan menutup aktivitas tambang yang tidak bertanggung jawab.
#BIRO .KPK#berau ,kaltim.