
BERAU.kompaspemburukeadilan.com
(31 Desember 2025) – Kerabat kesultanan Gunung Tabur bersama masyarakat kecamatan gunung tabur kabupaten berau mengajukan pertanyaan mengenai besaran anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan pemugaran makam Sultan kerabat Kesultanan Gunung Tabur. Hal ini muncul setelah hasil pengerjaan yang diperlihatkan masih dalam kondisi kurang memuaskan, bahkan terkesan kumuh dan memiliki beberapa bagian yang berlubang-lubang.
Dilaporkan bahwa pemugaran ini dibiayai dari anggaran pembangunan daerah (APBD) tahun 2025, dengan pengerjaan yang diemban oleh kontraktor CV yang berdomisili di Kota Samarinda. Sampai saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai besaran anggaran yang digunakan dan penyebab tidak maksimalnya hasil pekerjaan tersebut.
Kerabat kesultanan menyampaikan bahwa makam Sultan memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat penting bagi masyarakat Gunung Tabur, sehingga pemugaran seharusnya dilakukan dengan standar yang baik dan transparansi yang tinggi. Masyarakat juga berharap pihak pemerintah daerah dapat melakukan pemeriksaan mendalam terkait pelaksanaan proyek ini dan mengambil tindakan yang sesuai jika ditemukan penyimpangan.